Melampaui Hierarki Kebutuhan

Rabu, 05 Maret 2025 - 13:12 WIB
loading...
A A A
Maqasid al-Shariah memberikan gambaran yang lebih luas tentang tujuan hidup manusia, yang tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan duniawi, tetapi juga mengutamakan kesejahteraan spiritual, sosial, dan moral. Dalam hal ini, Maqasid al-Shariah mencakup dan mengintegrasikan seluruh aspek kehidupan manusia, mulai dari kebutuhan dasar hingga tujuan tertinggi yang lebih dari sekadar pencapaian individual.

Jika kita menilai kembali hierarki kebutuhan Maslow, ada beberapa kritik yang dapat diberikan, terutama terkait dengan pendekatannya yang sangat sekuler dan materialistis. Maslow menganggap bahwa kebutuhan spiritual atau religius hanya muncul di tingkat tertinggi dalam hierarki (aktualisasi diri), tetapi dalam kenyataannya, banyak individu yang merasa lebih dekat dengan pencapaian hidup mereka ketika mereka berhubungan dengan dimensi spiritual atau agama mereka sejak awal kehidupan. Hal ini sering kali terjadi bahkan sebelum mereka mencapai aktualisasi diri, dan ini tidak sepenuhnya tercakup dalam hierarki Maslow.

Selain itu, Maslow lebih menekankan kebutuhan individual, sedangkan Islam, melalui Maqasid al-Shariah, menekankan pentingnya kesejahteraan kolektif. Islam memandang bahwa pemenuhan kebutuhan individu hanya akan tercapai apabila masyarakat juga mendapat keberkahan dan kesejahteraan. Oleh karena itu, konsep Maqasid al-Shariah lebih menekankan pada keseimbangan antara kebutuhan individu dan sosial, serta antara duniawi dan ukhrawi.

Maqasid al-Shariah menawarkan solusi yang lebih komprehensif dan menyeluruh. Sementara Maslow berfokus pada pemenuhan kebutuhan fisik dan psikologis yang berurutan, Islam mengajarkan keseimbangan antara kebutuhan duniawi dan spiritual. Dalam Islam, kebutuhan akan agama (ad-din) harus dipenuhi terlebih dahulu, karena ini menjadi dasar untuk memenuhi kebutuhan lainnya, seperti jiwa, akal, harta, dan keturunan. Pemenuhan kebutuhan ini tidak hanya mengarah pada kesejahteraan duniawi, tetapi juga menjamin kebahagiaan di akhirat.

Sebagai contoh, kebutuhan sosial dalam Islam bukan hanya tentang diterima dalam kelompok atau memiliki hubungan yang baik, tetapi juga berhubungan dengan bagaimana seseorang membangun hubungan yang penuh kasih sayang, saling membantu, dan menjaga ukhuwah Islamiyah. Demikian pula, penghargaan dalam Islam bukan hanya tentang pencapaian pribadi, tetapi tentang pengakuan terhadap amal baik dan ketakwaan seseorang kepada Allah.
Singkat kata, meskipun teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow memberikan wawasan tentang motivasi manusia, teori ini memiliki keterbatasan karena cenderung mengabaikan aspek spiritual dan sosial yang penting dalam kehidupan manusia. Di sinilah Maqasid al-Shariah menawarkan solusi yang lebih komprehensif, yang mengintegrasikan dimensi duniawi dan ukhrawi, serta menekankan keseimbangan antara kebutuhan individu dan sosial. Dalam Islam, pemenuhan kebutuhan tidak hanya bertujuan untuk kebahagiaan duniawi, tetapi juga untuk mencapai kebahagiaan abadi di akhirat. Dengan demikian, Maqasid al-Shariah tidak hanya relevan sebagai tujuan hidup, tetapi juga sebagai panduan untuk membangun kehidupan yang lebih baik, adil, dan seimbang.
(wur)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Bersyukur Menang Perang...
Bersyukur Menang Perang Lawan Amerika-Israel, Dubes Iran: Islam Menang Atas Musuh-musuhnya
Game Theory Konflik...
Game Theory Konflik Global: Islam Ajarkan Pemimpin Dunia Keputusan untuk Maslahat
Dimensi Islam Berkemajuan...
Dimensi Islam Berkemajuan Ibadah Kurban
Waspada Upaya Segregasi...
Waspada Upaya Segregasi Masyarakat lewat Narasi Perang Akhir Zaman
Prabowo: Islam Ajarkan...
Prabowo: Islam Ajarkan Perdamaian, Jadi Solusi di Tengah Dunia yang Kehilangan Arah
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
5 Pemimpin Muslim yang...
5 Pemimpin Muslim yang Jenazahnya Diawetkan sebelum Dimakamkan, Ali Khamenei Paling Lama
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
Rekomendasi
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Jenderal Andika Sebut...
Jenderal Andika Sebut F15 EX Bagian dari Kebutuhan TNI AU
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved