Tingkatkan Kompetensi Pengajar, Yayasan Putera Sampoerna Gelar Pelatihan

Kamis, 03 September 2020 - 09:51 WIB
loading...
Tingkatkan Kompetensi...
Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kurikulum berkualitas dan guru. Yayasan Putera Sampoerna yang peduli pendidikan, cukup menyoroti masalah ini. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kurikulum berkualitas dan guru yang berkompeten. Yayasan Putera Sampoerna yang peduli dengan bidang pendidikan, cukup menyoroti masalah ini.

(Baca juga: Mendesak, Indonesia Butuh Pengembangan dan Penguasaan Teknologi)

Saat ini sudah memasuki revolusi industri 4.0. Guru-guru mendapat tugas berat untuk bisa mencetak SDM yang bisa memenuhi kebutuhan industri. Di sisi lain, guru-guru masih memiliki banyak keterbatasan.

(Baca juga: Menristek Minta PT Tingkatkan Kualitas Riset dan Publikasi)
Tingkatkan Kompetensi Pengajar, Yayasan Putera Sampoerna Gelar Pelatihan

Director of PSF School Development Outreach Yayasan Putera Sampoerna Foundation (PSF), Gusman Yahya mengatakan, upaya meningkatkan standar guru harus didukung oleh seluruh pihak. Hal ini tidak bisa sepenuhnya dibebankan pada guru.

"Pemerintah dan sektor swasta bisa saling bekerja sama supaya bisa memberi akses bagi para guru untuk bisa meningkatkan kompetensi," kata Gusman, Kamis (3/9/2020).

Menurutnya, ada beberapa hal praktis yang dapat dilakukan sebagai upaya peningkatan kompetensi guru, yaitu pelatihan secara berkala dan berkelanjutan bagi para guru untuk lebih menguasai materi ajar.

"Pelatihan secara berkala mengenai strategi mengajar dan metode pengajaran yang lebih inovatif, relevan dengan pendidikan 4.0. Kemudahan akses materi pembelajaran bermutu bagi para guru. Rekrutmen guru harus dibuat lebih efektif dengan standar yang ditingkatkan. Pemerintah harus bisa meningkatkan kesejahteraan guru," ucap Gusman.

Untuk itu, Yayasan PSF turut ambil peran dengan membuat program Teacher Learning Centre (TLC) sebagai bentuk komitmennya terhadap dunia pendidikan Indonesia.

"Program TLC diharapkan bisa memenuhi tujuan untuk meningkatkan kapasitas guru dan membuka akses bagi para guru untuk melakukan pengembangan profesional. Program TLC membentuk komunitas belajar bagi para guru," ungkap Gusman.

Gusman menuturkan, di komunitas ini, para guru bisa mendapatkan jaringan yang bermanfaat untuk mendukung proses upgrade diri. Dalam jaringan tersebut akan ada pembelajaran yang bisa mengembangkan kapasitas guru supaya lebih handal.

"Program TLC juga akan memfasilitasi para guru terhadap sumber pembelajaran yang sangat berkualitas. Bagi guru-guru yang kesulitan mendapatkan buku, jurnal, atau materi pembelajaran lain yang bermutu, bisa sangat terbantu dengan adanya program ini," tuturnya.

Selain itu kata Gusman, tidak hanya para guru sebagai pengajar, pihak manajemen sekolah juga bisa dibantu pengembangan kapasitasnya melalui komunitas tersebut. Yayasan ini juga cukup peduli dengan guru-guru yang bertugas di daerah terisolir.

"Yayasan Putera Sampoerna juga mengadakan Training of Trainers (ToT) bagi guru-guru di daerah terisolir tersebut. Dengan ToT, diharapkan bisa terjadi pemerataan kualitas guru hingga pelosok-pelosok Indonesia," ucapnya.

"Sejak berdiri pada tahun 2001, Yayasan Putera Sampoerna sudah membantu setidaknya 92 ribu guru di seluruh Indonesia untuk mendapat pengembangan profesional," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
P2G: Kasus Chromebook...
P2G: Kasus Chromebook Hanya Bagian Kecil, Telusuri Aliran Dana Triliunan
Nadiem Sebut Kesaksian...
Nadiem Sebut Kesaksian Para Guru Bukti Chromebook Tak Merugikan Negara
BPDP Lokomotif Pelatihan...
BPDP Lokomotif Pelatihan dan Pengembangan SDM Sawit Nasional
Anggota Baleg DPR Usul...
Anggota Baleg DPR Usul Dana Pensiun Pejabat Dialihkan untuk Tenaga Kesehatan dan Guru
Sinergi Sekolah-Densus...
Sinergi Sekolah-Densus 88: Perkuat Guru sebagai Lini Terdepan Pelindung Remaja dari Radikalisme
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Hasil Seleksi Administrasi...
Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu 2026 Diumumkan, Cek Akun SIMPKB!
Program Perempuan Berdaya...
Program Perempuan Berdaya Sandiaga Uno, Peserta Raup Pesanan Jutaan Rupiah
Rekomendasi
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
15 Jurusan UI yang Sepi...
15 Jurusan UI yang Sepi Peminat, Referensi Tingkatkan Peluang Lolos SNBP 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved