Gerakan Rakyat Diciptakan, Perahu Politik Anies Baswedan Disiapkan
Sabtu, 01 Maret 2025 - 07:56 WIB
loading...
A
A
A
Dia memprediksi pembentukan ormas Gerakan Rakyat ini meniru pembentukan Partai Nasdem. Awalnya Nasdem dideklarasikan sebagai ormas, kemudian diubah menjadi partai politik.
“Anies bisa jadi menilai pola itu berhasil mengantarkan Nasdem menjadi partai yang sukses. Ketepatan Anies memang salah satu pendiri ormas Nasdem, sehingga tahu persis proses pembentulannya dari ormas menjadi partai politik,” kata dia.
Kedua, ormas Gerakan Rakyat berasal dari kumpulan relawan Anies selama ini. Jamiluddin melihat para relawan ini kiranya menjadikan ormas Gerakan Rakyat hanya sebagai target antara.
“Target sesungguhnya Gerakan Rakyat tampaknya untuk mengusung Anies pada Pilpres 2029. Untuk itu, ormas Gerakan Rakyat dalam waktu yang tak terlalu lama akan mereka ubah menjadi partai politik,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Gerakan Rakyat mereka ubah menjadi partai politik untuk memastikan Anies bisa maju pada Pilpres 2029. “Dengan begitu, pengalaman pahit pada Pilkada Jakarta 2024 yang mana Anies gagal maju, tidak akan terulang lagi,” ucapnya.
Dia menilai para relawan juga tak ingin lagi melihat Anies didikte oleh ketua umum partai seperti yang dilakulan Nasdem pada Pilpres 2024. Dia melanjutkan, Anies ketika itu harus nurut cawapres yang dipaksakan Nasdem, khususnya Surya Paloh.
“Semua itu tak akan terjadi bila Anies punya partai politik. Kiranya inilah yang membuat para relawan akan mengubah ormas Gerakan Rakyat menjadi partai politik,” ujar Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini.
Hal tersebut, menurut dia, dimungkinkan karena Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusannya telah menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. Anies, kata dia, memerlukan partai politik agar tidak bergantung pada partai lain.
“Dengan begitu, Gerakan Rakyat bila menjadi partai politik diyakini akan bebas mengusung Anies, termasuk memilih cawapres yang pas mendampingi Anies. Jadi, pembentukan ormas Gerakan Rakyat hanya sementara. Ujungnya ormas ini akan berubah menjadi partai politik untuk mengusung Anies pada Pilpres 2029,” pungkasnya.
“Anies bisa jadi menilai pola itu berhasil mengantarkan Nasdem menjadi partai yang sukses. Ketepatan Anies memang salah satu pendiri ormas Nasdem, sehingga tahu persis proses pembentulannya dari ormas menjadi partai politik,” kata dia.
Kedua, ormas Gerakan Rakyat berasal dari kumpulan relawan Anies selama ini. Jamiluddin melihat para relawan ini kiranya menjadikan ormas Gerakan Rakyat hanya sebagai target antara.
“Target sesungguhnya Gerakan Rakyat tampaknya untuk mengusung Anies pada Pilpres 2029. Untuk itu, ormas Gerakan Rakyat dalam waktu yang tak terlalu lama akan mereka ubah menjadi partai politik,” jelasnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Gerakan Rakyat mereka ubah menjadi partai politik untuk memastikan Anies bisa maju pada Pilpres 2029. “Dengan begitu, pengalaman pahit pada Pilkada Jakarta 2024 yang mana Anies gagal maju, tidak akan terulang lagi,” ucapnya.
Dia menilai para relawan juga tak ingin lagi melihat Anies didikte oleh ketua umum partai seperti yang dilakulan Nasdem pada Pilpres 2024. Dia melanjutkan, Anies ketika itu harus nurut cawapres yang dipaksakan Nasdem, khususnya Surya Paloh.
“Semua itu tak akan terjadi bila Anies punya partai politik. Kiranya inilah yang membuat para relawan akan mengubah ormas Gerakan Rakyat menjadi partai politik,” ujar Mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta ini.
Hal tersebut, menurut dia, dimungkinkan karena Mahkamah Konstitusi (MK) melalui putusannya telah menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. Anies, kata dia, memerlukan partai politik agar tidak bergantung pada partai lain.
“Dengan begitu, Gerakan Rakyat bila menjadi partai politik diyakini akan bebas mengusung Anies, termasuk memilih cawapres yang pas mendampingi Anies. Jadi, pembentukan ormas Gerakan Rakyat hanya sementara. Ujungnya ormas ini akan berubah menjadi partai politik untuk mengusung Anies pada Pilpres 2029,” pungkasnya.
(rca)
Lihat Juga :