alexametrics

DPR Minta Sekolah dan Dinas Pendidikan Tanggung Jawab Terkait Insiden Susur Sungai

loading...
DPR Minta Sekolah dan Dinas Pendidikan Tanggung Jawab Terkait Insiden Susur Sungai
Anggota Komisi X DPR, Rojih Ubab Maimoen menyampaikan duka cita yang sedalamnya atas kejadian yang menimpa para siswa SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta pada acara susur sungai yang terjadi pada Jumat (21/2/2020) yang membuat 7 siswa meninggal. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Anggota Komisi X DPR, Rojih Ubab Maimoen menyampaikan duka cita yang sedalamnya atas kejadian yang menimpa para siswa SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta pada acara susur sungai yang terjadi pada Jumat (21/2/2020) yang membuat 7 siswa meninggal.

"Tragedi seperti ini seharusnya tidak terjadi jika pihak sekolah memperhitungkan semua resiko dan kemungkinan yang terjadi dari kegiatan susur sungai yang sebenarnya cukup membahayakan ini, apalagi sekarang adalah musim hujan," ujar Rojih dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (22/2/2020). (Baca juga: UPDATE Kasus Susur Sungai SMP 1 Turi Sleman, 7 Siswa Tewas dan 3 Belum Ditemukan)

Rojih mengatakan seharusnya sekolah menghindari semua kegiatan yang bisa menimbulkan kecelakaan yang berakibat jatuhnya korban jiwa. "Sekolah harus menghindari semua kegiatan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, apalagi bisa memunculkan korban jiwa," jelasnya.



Terkait tragedi SMPN 1 Turi Sleman Yogyakarta, Politikus PPP meminta kepada pihak sekolah dan dinas pendidikan untuk bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut.

"Pihak sekolah dan dinas pendidikan Kabupaten Sleman Yogyakarta harus bisa mempertanggungjawabkan kecelakaan ini kepada orang tua siswa serta memberikan bantuan kepada semua korban, terutama korban jiwa," tuturnya. (Baca juga: Polisi Akan Periksa Pihak Bertanggung Jawab Kegiatan Susur Sungai SMPN 1 Turi)

Data sementara dari hingga Sabtu (22/2/2020) pagi, dari 249 siswa SMPN 1 Turi yang mengikuti kegiatan Pramuka Susur Sungai Sempor, Dukuh, Donokerto, Turi, Sleman, Jumat (21/2/2020) sore. 116 siswa terkonkonfirmasi selamat, 23 luka, tujuh siswa ditemukan meninggal dunia dan tiga siswa belum ditemukan.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak