Mahasiswa Seni Indonesia dan Belanda Kolaborasi Art in Motion
Selasa, 11 Februari 2025 - 21:17 WIB
loading...
A
A
A
Kesembilan mahasiswa Indonesia seni yang berpartisipasi dalam proyek ini merasakan tantangan sekaligus pengalaman berharga dalam berkolaborasi.
I Gede Aditya Putra Nugraha (21) dari ISI Denpasar menuturkan, Art in Motion tidak hanya menghubungkan dengan Belanda, tetapi juga mempererat hubungan antarmahasiswa Indonesia sendiri. “Ini pengalaman yang sangat mendidik," ujar mahasiswa seni tari tersebut.
Rekan seniman Jamal Ferdinand Michael (23) dari ISBI Bandung menambahkan, jika harus memilih lokasi untuk menampilkan karya seni ini, dirinya akan mempertimbangkan lokasi sentral di Jakarta.
Sokya Karmakayana Vasarely Lutse Morin (18) dari ISI Yogyakarta memiliki pandangan berbeda. Dia lebih tertarik di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Saya tertarik dengan IKN, ibu kota baru. Dari sinilah juga asal Bunga Titan Arum (Bunga bangkai raksasa) yang memainkan peran penting dalam karya seni kami. Semoga IKN akan menjadi kota yang indah di masa depan," ucapnya.
I Gede Aditya Putra Nugraha (21) dari ISI Denpasar menuturkan, Art in Motion tidak hanya menghubungkan dengan Belanda, tetapi juga mempererat hubungan antarmahasiswa Indonesia sendiri. “Ini pengalaman yang sangat mendidik," ujar mahasiswa seni tari tersebut.
Rekan seniman Jamal Ferdinand Michael (23) dari ISBI Bandung menambahkan, jika harus memilih lokasi untuk menampilkan karya seni ini, dirinya akan mempertimbangkan lokasi sentral di Jakarta.
Sokya Karmakayana Vasarely Lutse Morin (18) dari ISI Yogyakarta memiliki pandangan berbeda. Dia lebih tertarik di Ibu Kota Nusantara (IKN).
"Saya tertarik dengan IKN, ibu kota baru. Dari sinilah juga asal Bunga Titan Arum (Bunga bangkai raksasa) yang memainkan peran penting dalam karya seni kami. Semoga IKN akan menjadi kota yang indah di masa depan," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :