Kasus Covid-19 Naik Drastis, Pemerintah Diminta Berdayakan Kementerian

Rabu, 02 September 2020 - 15:20 WIB
loading...
Kasus Covid-19 Naik...
Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyarankan pemerintah menggerakkan kementerian daripada membentuk institusi baru dalam menangani pandemi Covid-19. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kasus positif Covid-19 di Pulau Jawa semakin banyak. Kinerja kepala daerah dalam menangani Covid-19 pun disorot. Berdasarkan data Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada Selasa, 1 September 2020, kasus positif di DKI Jakarta sebanyak 901, Jawa Barat 215, Jawa Tengah 200, Jawa Timur 350, D.I. Yogyakarta 20, dan Banten 26 orang.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera mengatakan sorotan itu terjadi karena pemerintah daerah (pemda) dianggap gagal dalam menekan lonjakan kasus baru Covid-19. Dia menjelaskan sejak awal Indonesia salah dalam menerapkan konsep penanganan. (Baca juga: Kasus Corona Terus Melonjak, Pemerintah Diingatkan Soal Faskes Cadangan)

“PSBB yang sudah diperpanjang berkali-kali terbukti tidak dapat 100% menekan kerumunan dan mencegah penularan. Klasternya bahkan menyebar tidak hanya di kerumunan temporer, seperti pasar, tempat ibadah, dan lain-lain,” ujarnya melalui akun twitter @MardaniAliSera, Rabu (2/9/2020). (Baca juga: Jumlah Orang Positif Covid-19 Melonjak, Perilaku Masyarakat Harus Berubah)

Belakangan, muncul klaster perkantoran, perumahan, dan libur panjang. Contohnya, ada 242 pegawai pabrik LG di Cikarang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) itu menilai kesalahan lain adalah pendekatan institusi yang dilakukan keliru. Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, menurutnya, tidak akan optimal. Sebab, tidak memiliki jangkauan hingga level terbawah.

Dia menyarankan Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin mengoptimalkan kementerian-kementerian. “Seperti Kementerian Dalam Negeri dengan aparat desa dan kelurahan yang berjumlah lebih dari 250 ribu, jika dihitung minimal 3 kader per desa,” tuturnya. (Baca juga: Rata-Rata Angka Kematian COVID-19 di Atas Dunia, Ini Kata Satgas)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Nonton Microdrama China...
Nonton Microdrama China 'Rising Before Fate' di V+Short, Simak Sinopsisnya
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
Berita Terkini
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Wamenaker Aplikasi Dermaga...
Wamenaker Aplikasi Dermaga Tingkatkan Efisiensi dan Transparansi Koperasi TKBM
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Harlah ke-28 PKB, Perempuan...
Harlah ke-28 PKB, Perempuan Bangsa Gelar 2 Agenda Akbar Perkuat Mesin Organisasi
9 Jaksa Mulai Bekerja...
9 Jaksa Mulai Bekerja Tangani Kasus Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
Infografis
Pemerintah Bocorkan...
Pemerintah Bocorkan Soal Potensi Harga BBM Naik per 1 Juli Nanti
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved