Ungkap Dugaan Skandal Korupsi Pejabat Negara, PDIP: Hasto Dapat Tambahan Data dan Analisis dari Andi Widjajanto
Senin, 30 Desember 2024 - 06:32 WIB
loading...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mendapat tambahan data dan analisis dalam membuat puluhan video untuk mengungkap dugaan skandal korupsi pejabat negara. Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mendapat tambahan data dan analisis dalam membuat puluhan video untuk mengungkap dugaan skandal korupsi pejabat negara.
Juru Bicara PDIP, Mohamad Guntur Romli mengungkapkan bahwa Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat PDIP Andi Widjajanto, turut memberikan tambahan data dan analisis kepada Hasto Kristiyanto untuk membuat video pengungkapan dugaan skandal korupsi pejabat negara.
Baca juga: Hasto Bakal Ungkap Skandal Korupsi Pejabat Negara, PDIP: Bukan Gertak Sambal, Ini Bom Nuklir !
"Mas Andi Widjajanto (AW) juga memberikan tambahan-tambahan data dan analisa. Semuanya sumber dari internal, karena baik saudara Sekjen dan Mas AW sebelum ini ada di dalam kekuasaan," kata Guntur saat dihubungi SINDOnews, Minggu (29/12/2024).
Selain itu, ia menyebut bahwa sebagian besar dokumen yang menjadi bahan pembuatan video itu telah dititipi analis militer dan pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie. Bahkan, kata dia, Connie telah menotariskan dokumen itu di Rusia.
"Banyak dokumen dari video-video itu sudah dibawa oleh Connie Bakrie ke Rusia untuk diselamatkan dan sudah dinotariskan di sana," terang Guntur.
Juru Bicara PDIP, Mohamad Guntur Romli mengungkapkan bahwa Kepala Badan Riset dan Analisis Kebijakan Pusat PDIP Andi Widjajanto, turut memberikan tambahan data dan analisis kepada Hasto Kristiyanto untuk membuat video pengungkapan dugaan skandal korupsi pejabat negara.
Baca juga: Hasto Bakal Ungkap Skandal Korupsi Pejabat Negara, PDIP: Bukan Gertak Sambal, Ini Bom Nuklir !
"Mas Andi Widjajanto (AW) juga memberikan tambahan-tambahan data dan analisa. Semuanya sumber dari internal, karena baik saudara Sekjen dan Mas AW sebelum ini ada di dalam kekuasaan," kata Guntur saat dihubungi SINDOnews, Minggu (29/12/2024).
Selain itu, ia menyebut bahwa sebagian besar dokumen yang menjadi bahan pembuatan video itu telah dititipi analis militer dan pertahanan, Connie Rahakundini Bakrie. Bahkan, kata dia, Connie telah menotariskan dokumen itu di Rusia.
"Banyak dokumen dari video-video itu sudah dibawa oleh Connie Bakrie ke Rusia untuk diselamatkan dan sudah dinotariskan di sana," terang Guntur.
Lihat Juga :