Simalakama 'Omnibus Law’ Cipta Kerja

Selasa, 01 September 2020 - 16:40 WIB
loading...
A A A
Dengan adanya RUU ‘omnibus law’ Cipta kerja yang mendorong daya saing industri dan daya saing investasi maka penyerapan tenaga kerja juga semakin besar. Demikian pula dengan adanya urgensi pembentukan inkubator bisnis sebagai tujuan dari kartu pra kerja melalui pembentukan industri maupun investasi yang berdaya saing. Artinya tanpa tumbuhnya inkubator bisnis yang dimaksudkan pemerintah dalam kartu pra kerja maka melonjaknya angka PHK akan semakin membebani pemerintah itu sendiri.

Demikian pula jika pembahasan omnibus law RUU Cipta Kerja terhambat maka konsekuensinya adalah tumpang tindih regulasi, birokrasi yang panjang, aturan yang kontra produktif dan menghambat investasi dan masalah lainnya yang menghambat pembentukan daya saing akan semakin sulit untuk diselesaikan. Dalam rapat perdana pemerintah pada pembahasan RUU Cipta Kerja disampaikan bahwa RUU Cipta Kerja merupakan satu-satunya solusi untuk mengatasi masalah tersebut diatas. Bahkan dalam gelaran World Economic Forum 2019 di Davos, pemerintah sudah mulai mengintrodusir hadirnya omnibus law untuk menggaet investor guna penyerapan tenaga kerja yang lebih optimal.

Bagaimanapun omnibus law, dalam hal ini RUU Cipta Kerja harus dapat diselesaikan pembahasannya dan disahkan guna kepentingan pemulihan perekonomian dan penyerapan tenaga kerja. Seluruh pemangku kepentingan harus dapat duduk bersama untuk menemukan kompromi bagi pembentukan daya saing untuk kesejahteraan bangsa. Menunda pembahasan dalam waktu yang tidak pasti maupun menyelesaikan sengketa substansi melalui jalur hukum (uji materiil) akan berdampak kontraproduktif dengan keadaan perekonomian pasca pandemi Covid-19. RUU Cipta Kerja tetap harus dibahas secara utuh dengan mengakomodir kepentingan semua pihak tanpa kehilangan esensinya sebagai omnibus law, dan tentunya RUU Cipta Kerja harus disahkan tepat pada waktunya.
(ras)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
APDOVI Perkuat Kapasitas...
APDOVI Perkuat Kapasitas Dosen Vokasi untuk Cetak Lulusan Berkualitas
Perluas Akses Pendidikan,...
Perluas Akses Pendidikan, 500 Sekolah Nasional Terintegrasi akan Dibangun hingga 2029
Tugas Berat PM Inggris...
Tugas Berat PM Inggris Baru, Memutuskan Apa yang Terjadi jika Ada Perang Nuklir
Berita Terkini
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Diminta Diusut Tuntas, Publik Diminta Mengawal
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Tiba di KPK usai Terjaring OTT
Dosen UGM Kena Doxing...
Dosen UGM Kena Doxing usai Komentari Mutasi ASN Kementerian PU, Dody Hanggodo Bersumpah Tak Tahu
Menhut Raja Juli Irit...
Menhut Raja Juli Irit Bicara saat Dicecar Wartawan soal KPK, Hanya Ucapkan Terima Kasih
Mendagri Prihatin Kepala...
Mendagri Prihatin Kepala Daerah Kena OTT Lagi, Padahal Sudah Retret-Pembekalan
Raih Doktor di Unair,...
Raih Doktor di Unair, Pangi Chaniago Tawarkan Model Baru Jelaskan Split Ticket Voting di Indonesia
Infografis
Atasi Tawuran, Pemprov...
Atasi Tawuran, Pemprov Jakarta Bakal Buka 500.000 Lapangan Kerja
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved