Kisah Deteni Rudenim Medan: Berasal dari Berbagai Negara, Rindu Berkumpul Bareng Keluarga
Jum'at, 13 Desember 2024 - 11:06 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi, terkadang ada deteni yang menggunakan handphone agar bisa menghubungi keluarganya. Di sini juga kita fasilitasi My Hobby Is, salah satu inovasi dari Rudenim Medan. Mereka kita fasilitasi tergantung hobinya apa. Hobinya bertanam, kita fasilitasi lahan. Hobinya memasak, kita fasilitasi dapur. Hobinya menjahit, kita fasilitasi peralatannya," ujarnya.
Untuk deteni yang masih anak-anak, ada perlakuan khusus. Mereka akan tetap belajar di aula yang terletak di lantai 2. "Dia dikasih ruang belajar. Ruang belajar itu tergantung kedutaannya. Jadi nanti dari kedutaannya ada yang menghubungi, melalui online, melalui daring, pembelajaran daring," jelasnya.
Untuk diketahui, di Rudenim Medan ada 30 kamar berukuran sekitar 3 x 4 meter. Satu kamar ada yang diisi satu orang, ada juga yang diisi empat orang. Satu kamar yang diisi empat orang biasanya untuk ibu dan anak-anaknya.
![Kisah Deteni Rudenim Medan: Berasal dari Berbagai Negara, Rindu Berkumpul Bareng Keluarga]()
Ada pula kamar yang terpaksa diisi empat orang karena para deteni tersebut merasa nyaman tinggal dengan orang yang berasal dari negara yang sama.
Rudenim Medan juga menyediakan fasilitas klinik bagi para deteni dan petugas. Begitu ada deteni yang sakit, akan dibawa ke klinik. Jika tidak sembuh dalam jangka waktu tertentu, akan dirujuk ke rumah sakit.
Di Rudenim Medan ini juga ada musala, namanya Al-Karim. Musala yang terletak di lantai 1 ini menjadi tempat bagi para deteni dan petugas rudenim yang beragama Islam untuk beribadah.
Untuk deteni yang masih anak-anak, ada perlakuan khusus. Mereka akan tetap belajar di aula yang terletak di lantai 2. "Dia dikasih ruang belajar. Ruang belajar itu tergantung kedutaannya. Jadi nanti dari kedutaannya ada yang menghubungi, melalui online, melalui daring, pembelajaran daring," jelasnya.
Untuk diketahui, di Rudenim Medan ada 30 kamar berukuran sekitar 3 x 4 meter. Satu kamar ada yang diisi satu orang, ada juga yang diisi empat orang. Satu kamar yang diisi empat orang biasanya untuk ibu dan anak-anaknya.

Ada pula kamar yang terpaksa diisi empat orang karena para deteni tersebut merasa nyaman tinggal dengan orang yang berasal dari negara yang sama.
Rudenim Medan juga menyediakan fasilitas klinik bagi para deteni dan petugas. Begitu ada deteni yang sakit, akan dibawa ke klinik. Jika tidak sembuh dalam jangka waktu tertentu, akan dirujuk ke rumah sakit.
Di Rudenim Medan ini juga ada musala, namanya Al-Karim. Musala yang terletak di lantai 1 ini menjadi tempat bagi para deteni dan petugas rudenim yang beragama Islam untuk beribadah.
(zik)
Lihat Juga :