DPR Minta Pemerintah Perhatikan Warning AS Soal Cuaca Ekstrem

Rabu, 08 Januari 2020 - 17:35 WIB
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Perhatikan Warning AS Soal Cuaca Ekstrem
A A A
JAKARTA - Langkah Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat mengeluarkan peringatan dini bagi warganya di Indonesia, khususnya di Jakarta dan sekitarnya untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi hingga 12 Januari direspons DPR.

(Baca juga: Peringatan Waspada Cuaca Ekstrem Kedubes AS Dinilai Wajar)


Anggota Komisi I DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi meminta pemerintah memperhatikan peringatan AS tersebut.

"Hal tersebut perlu menjadi perhatian aparat pemerintah, mulai Pemda,
BNPB, SAR dan Basarnas, agar meningkatkan kewaspadaannya," ujar Bobby Rizaldi kepada SINDOnews, Rabu (8/1/2020).

Politikus Partai Golkar ini yakin, Pemerintah AS telah mengantongi informasi yang akurat, sebelum mengeluarkan peringatan dini tersebut.

"AS sebagai negara berdaulat, bila sampai mengeluarkan peringatan tersebut, walaupun itu kurang baik atau dianggap berlebihan oleh sebagian pihak, pasti memiliki informasi intelijen yang akurasinya cukup kredibel menurut ukuran mereka," katanya.

Namun, kata legislator asal daerah pemilihan Sumatera Selatan II ini, masyarakat Indonesia dan warga negara asing (WNA) tidak perlu panik, selama tidak ada peringatan resmi apa-apa dari pemerintah Indonesia.

"Tetap ukuran kewaspadaan itu utamanya di pemerintah Indonesia, karena yang paling mengerti keadaan setempat," pungkasnya.

Diberitakan SINDOnews sebelumnya, dalam website resmi Kedubes AS, id.usembassy.gov menyebutkan Jakarta dan daerah sekitarnya diperkirakan akan mengalami hujan sangat lebat sepanjang hari dan badai halilintar. (Baca juga: Data Terbaru Korban Banjir dan Longsor di Jabodetabek dan Lebak)

Untuk mengantisipasi badai dan angin kencang yang mungkin menyebabkan banjir, tanah longsor, pemadaman listrik, dan kondisi perjalanan yang sulit, warga Amerika diminta untuk menyiapkan langkah-langkah antara lain, menyiapkan rencana tanggap darurat dengan menggunakan fasilitas yang tersedia di https://www.ready.gov/ untuk membuat rencana bagi keluarga, pekerjaan, dan sekolah.

Kemudian, Kedubes Amerika Serikat juga meminta warganya untuk memantau perkembangan terkini melalui media lokal dan mewaspadai lingkungan sekitarnya serta memantau informasi dari otoritas cuaca Indonesia melalui website https://www.bmkg.go.id/.
(maf)
Berita Terkait
Komisi VIII DPR Fokus...
Komisi VIII DPR Fokus Rampungkan RUU Penanggulangan Bencana
Sungai Batanghari Meluap,...
Sungai Batanghari Meluap, 30 Sekolah di Muarojambi Terendam Banjir
BNPB Laporkan 424 Bencana...
BNPB Laporkan 424 Bencana Terjadi Selama November, Didominasi Banjir
BNPB Catat 1.847 Kejadian...
BNPB Catat 1.847 Kejadian Bencana Terjadi Sejak Awal Tahun hingga Akhir Juni 2023
Cuaca Ekstrem Berpotensi...
Cuaca Ekstrem Berpotensi Terjadi di Sumatera, BNPB: Waspada Bencana Susulan
BNPB Sebut 38 Kejadian...
BNPB Sebut 38 Kejadian Bencana Sepekan Terakhir, Didominasi Banjir dan Cuaca Ekstrem
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved