PPATK Ungkap Populasi Demografi Pemain Judi Online Semakin Berkembang
Rabu, 06 November 2024 - 11:50 WIB
loading...
Rapat kerja (raker) perdana PPATK bersama Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Foto/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan ( PPATK ) mencatat populasi demografi pemain judi online (judol) di Tanah Air semakin berkembang. PPATK memotret adanya pelaku judol yang berusia masih anak-anak.
Hal itu disampaikan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat rapat kerja (raker) perdana bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Ivan mengatakan, faktor masifnya pelaku ini mendorong transaksi judol semakin masif.
“Umur pemain judi online cenderung semakin merambah ke usia terendah usia kurang dari 10 tahun ini kita melihat. Jadi populasi demografi pemainnya semakin berkembang,” ujar Ivan.
Baca juga: Meutya Hafid Lapor ke DPR Kondisi Kantor Komdigi Mencekam Imbas Pegawai Beking Judi Online
Hal itu disampaikan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana saat rapat kerja (raker) perdana bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (6/11/2024). Ivan mengatakan, faktor masifnya pelaku ini mendorong transaksi judol semakin masif.
“Umur pemain judi online cenderung semakin merambah ke usia terendah usia kurang dari 10 tahun ini kita melihat. Jadi populasi demografi pemainnya semakin berkembang,” ujar Ivan.
Baca juga: Meutya Hafid Lapor ke DPR Kondisi Kantor Komdigi Mencekam Imbas Pegawai Beking Judi Online
Lihat Juga :