Dampak Positif Rencana Prabowo Hapus Utang Petani dan Nelayan
Senin, 28 Oktober 2024 - 13:17 WIB
loading...
Muda Saleh. Foto/Istimewa
A
A
A
Muda Saleh
Direktur Eksekutif Lingkar Pemuda Indonesia
PRESIDEN Prabowo Subianto akan menghapus utang dari setidaknya enam juta nasabah berprofesi petani dan nelayan. Tentu hal ini meringankan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan dari pertanian dan sektor laut.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan dari sektor pertanian dengan persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yakni pada 2021 sebanyak 10,29 persen. Sedangkan tahun 2022 yakni 11,14 persen, kemudian pada tahun 2023 sebesar 10,51 persen.
Tantangan yang dihadapi para petani saat ini yaitu modal yang terbatas, harga produk tidak stabil, kelangkaan sarana produksi pertanian (saprodi), maupun harga pupuk yang tidak merata, dan pengurangan jumlah pupuk bersubsidi dari tujuh jenis menjadi dua jenis. Hal ini terjadi atas Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 734 Tahun 2022.
Baca Juga: Prabowo Ingatkan Peran Penting Petani dalam Kemerdekaan Indonesia
Direktur Eksekutif Lingkar Pemuda Indonesia
PRESIDEN Prabowo Subianto akan menghapus utang dari setidaknya enam juta nasabah berprofesi petani dan nelayan. Tentu hal ini meringankan bagi masyarakat yang memiliki penghasilan dari pertanian dan sektor laut.
Mengutip data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan dari sektor pertanian dengan persentase penduduk usia 15 tahun ke atas yakni pada 2021 sebanyak 10,29 persen. Sedangkan tahun 2022 yakni 11,14 persen, kemudian pada tahun 2023 sebesar 10,51 persen.
Tantangan yang dihadapi para petani saat ini yaitu modal yang terbatas, harga produk tidak stabil, kelangkaan sarana produksi pertanian (saprodi), maupun harga pupuk yang tidak merata, dan pengurangan jumlah pupuk bersubsidi dari tujuh jenis menjadi dua jenis. Hal ini terjadi atas Keputusan Menteri Pertanian (Kepmentan) Nomor 734 Tahun 2022.
Baca Juga: Prabowo Ingatkan Peran Penting Petani dalam Kemerdekaan Indonesia
Lihat Juga :