Benny Rhamdani Banyak Meninggalkan Legacy di BP2MI

Selasa, 22 Oktober 2024 - 08:13 WIB
loading...
Benny Rhamdani Banyak...
Kepala BP2MI Benny Rhamdani dinilai berhasil membawa BP2MI menuju pada teransformasi. Banyak legacy yang tinggalkan di lembaga yang dia pimpin tersebut. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Berbagai terobosan yang dilakukan Kepala Badan Pelindung Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Benny Rhamdani menjadi kesan tersendiri bagi Deputi kawasan Asia dan Afrika Lasro Simbolon. Menurut Lasro, kiprah Benny berhasil membawa BP2MI menuju pada teransformasi.

"Teramat banyak kesan mendalam, pembelajaran dan legacy yang telah digoreskan Bapak Benny Rhamdani selama memimpin BP2MI, khususnya yang kami saksikan sendiri selama dipercaya menjadi salah satu Deputi BP2MI lebih dari tiga tahun ini. Mengingat keterbatasan ruang, kami hanya menyinggung dua hal penting," kata Lasro di Jakarta, Senin (21/10/2024). Baca juga: Masuk Kabinet Prabowo, Abdul Kadir Karding Diminta Fokus Perlindungan Pekerja Migran

Diplomat itu menjelaskan karakter kepemimpinan Benny yang memiliki corak identitas kepemimpinan kokoh dan mampu memberi keteladanan bagi banyak orang. Tambahnya lagi, ketegasan sekaligus cara memelihara integritas benar-benar ditunjukkan Benny. Tak hanya itu, apa yang dilakukan Benny bagi Lasro adalah hal yang patut dicontoh.

"Dari sisi karakter kepemimpinan, Pak Benny telah secara konsisten menunjukkan keteladanan dengan kepemimpinan yang kuat penuh integritas dan kepedulian sejati bagi perbaikan nasib Pekerja Migran Indonesia ," tuturnya.

Dalam pandangan Lasro, Benny sebagai sosok pemimpin yang memiliki pandangan futuristik. Benny disebut sukses membawa jajaran BP2MI untuk bergerak masif dan bekerja secara progresif. Keberpihakan Benny terhadap nasib Pekerja Migran Indonesia dinilai sebagai sesuatu yang sangat dominan dalam kerja-kerja Benny dalam mewujudkan pelayanan publik di BP2MI.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dasco Undang Serikat...
Dasco Undang Serikat Buruh dan Pemerintah Bahas Ancaman PHK
SOKSI dan P2MI Teken...
SOKSI dan P2MI Teken MoU Dorong Pekerja Migran Terampil
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Delegasi Indonesia Soroti...
Delegasi Indonesia Soroti Kerja Paksa Myanmar dan Krisis Rohingya di Sidang ILO Jenewa
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Perlindungan Pekerja...
Perlindungan Pekerja di Bengkalis Diperkuat, Legislator Perindo Dorong Ranperda Jaminan Sosial
Kisah Deni Maulana,...
Kisah Deni Maulana, Anak PMI Yordania yang Sukses Jadi Mahasiswa Berprestasi UGM
Perluas Perlindungan...
Perluas Perlindungan Pekerja, Pemerintah Beri Diskon 50% buat Iuran JKK-JKM
Rekomendasi
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Raih Penghargaan Infobank,...
Raih Penghargaan Infobank, MNC Finance Catat Kinerja Terbaik Selama Lima Tahun Berturut-turut
Berita Terkini
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Bareskrim Didesak Pulihkan...
Bareskrim Didesak Pulihkan Hak Korban Penipuan dan Penggelapan Dana Syariah Indonesia
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Survei Puspoll Indonesia,...
Survei Puspoll Indonesia, Kepuasan Publik Atas Kinerja Presiden Prabowo Capai 64,8 Persen
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved