alexametrics

Sejumlah Nama Dinilai Berpeluang Masuk Dewas KPK

loading...
Sejumlah Nama Dinilai Berpeluang Masuk Dewas KPK
Menjelang pengumuman dan pelantikan Dewan Pengawas (Dewas) KPK pada 20 Desember 2019 nanti, sejumlah nama kandidat Dewas mulai muncul di media sosial. Foto/Ist Twitter @emersonyuntho
A+ A-
JAKARTA - Menjelang pengumuman dan pelantikan Dewan Pengawas (Dewas) ‎Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 20 Desember 2019 nanti, sejumlah nama kandidat Dewas mulai muncul di media sosial.

Wakil Direktur Visi Integritas, Emerson Yuntho dalam akun Twitternya @emerson_yuntho menyebutkan, siapa saja kandidat yang berpeluang menjadi Dewan Pengawas KPK. Dalam cuitannya, Emerson menulis “Berikut adalah daftar kandidat anggota Dewan Pengawas @KPK_RI: Tumpak (Ex KPK), Romli A (Dosen), Indriyanto (Dosen), Harkristuti (Dosen), Gayus Lumbun (Ex Hakim Agung/Politisi), Adi Togarisman (Ex JAM di Kejagung), Budiman TR (Jurnalis), Markus (Dosen)”.

"Saya gak simpulkan, cuma kumpulkan," katanya menganalisa, Jumat (13/12/2019).



Diketahui, dalam UU nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan UU Nomor 30 Tahun 2002 tentang KPK diselipkan keberadaan Dewan Pengawas. Pekerjaan Dewan Pengawas nantinya menyetujui penggeledahan, penyitaan, hingga penyadapan.

Adanya Dewan Pengawas ini juga menyingkirkan keberadaan penasihat KPK. Dewan pengawas KPK nantinya diumumkan bersamaan dengan pergantian kepemimpinan KPK yang baru pada 20 Desember 2019.

Sebelumnya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan bahwa susunan Dewas KPK belum final. Dia menyebut pertengahan Desember ini akan dituntaskan. “Ya kan belum final, nanti tanggal 20 lah final,” ungkapnya.

Pratikno pun masih enggan menyebut siapa saja yang masuk dalam jajaran Dewas KPK. Saat ditanya apakah Indriyanto Seno Adji, Adi Toegarisman, Marcus Priyo Gunarto, Taufiequrachman Ruki, hingga Yusril Iha Mahendra masuk, Pratikno enggan menjawab. “Ya namanya belum final, kok,” tuturnya
(cip)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak