Besok, KLHK Mulai Buka Kawasan Gunung Bromo untuk Wisatawan
Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Untuk tahap awal, lanjut John, para wisatawan yang akan berkunjung ke Gunung Bromo dibatasi sebanyak 20% dari total kapasitas daya tampung atau 739 orang per hari. Jumlah pengunjung akan dievaluasi dan ditambah secara bertahap.
Nantinya, total kuota tersebut akan dibagi untuk penanjakan sebanyak 178 orang per hari dari total kapasitas 892 orang. Kemudian, wilayah Bukit Cinta 28 orang per hari dari total kapasitas 141 orang per hari.
Sementara itu, kawasan Bukit Kedaluh diperbolehkan menerima 86 orang per hari dari total kapasitas 432 orang. Sedangkan untuk kawasan Savana Teletubbies maksimal menerima 347 orang per hari dari total 1.735 orang, dan kawasan Mentigen sebanyak 100 orang per hari dari total kapasitas 500 orang.
“Setiap minggu kita lakukan evaluasi terhadap pembukaan Bromo ini. Begitu nanti aman, tidak ada klaster baru, nanti kita akan tambah menjadi 30% menjadi 40% dan terakhir menjadi 50%,” jelas John.
Adapun proses pembukaan juga telah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan pemerintah daerah setempat, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai pedoman dan peraturan perundangan. Pada tahap awal pembukaan, kegiatan pariwisata alam hanya dilakukan one day trip atau satu hari.
Selain itu, dapat dilakukan di wilayah zona hijau, kuning, dan atau zona lain yang direkomendasikan tertulis dari bupati. Semua pengunjung wisata Bromo wajib melakukan proses registrasi online atau melakukan pembelian tiket masuk secara online.
Nantinya, total kuota tersebut akan dibagi untuk penanjakan sebanyak 178 orang per hari dari total kapasitas 892 orang. Kemudian, wilayah Bukit Cinta 28 orang per hari dari total kapasitas 141 orang per hari.
Sementara itu, kawasan Bukit Kedaluh diperbolehkan menerima 86 orang per hari dari total kapasitas 432 orang. Sedangkan untuk kawasan Savana Teletubbies maksimal menerima 347 orang per hari dari total 1.735 orang, dan kawasan Mentigen sebanyak 100 orang per hari dari total kapasitas 500 orang.
“Setiap minggu kita lakukan evaluasi terhadap pembukaan Bromo ini. Begitu nanti aman, tidak ada klaster baru, nanti kita akan tambah menjadi 30% menjadi 40% dan terakhir menjadi 50%,” jelas John.
Adapun proses pembukaan juga telah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 dan pemerintah daerah setempat, serta menerapkan protokol kesehatan secara ketat sesuai pedoman dan peraturan perundangan. Pada tahap awal pembukaan, kegiatan pariwisata alam hanya dilakukan one day trip atau satu hari.
Selain itu, dapat dilakukan di wilayah zona hijau, kuning, dan atau zona lain yang direkomendasikan tertulis dari bupati. Semua pengunjung wisata Bromo wajib melakukan proses registrasi online atau melakukan pembelian tiket masuk secara online.
Lihat Juga :