Besok, KLHK Mulai Buka Kawasan Gunung Bromo untuk Wisatawan
Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:01 WIB
loading...
A
A
A
Calon wisatawan yang tertarik berkunjung ke Bromo, bisa langsung mengunjungi situs bookingbromo.bromotenggersemeru.org. Selain itu, pengunjung juga harus memerhatikan adanya ketersediaan kuota sebesar 20% dari daya tampung normal atau sejumlah total 739 orang.
Rincian kuota pengunjung di masing-masing tempat wisata alam di Gunung Bromo adalah sebagai berikut, Site Pananjakan, Kabupaten Pasuruan, sebanyak 178 orang per hari; Site Bukit Cinta, Kabupaten Pasuruan, sebanyak 28 orang per hari; Site Bukit Kedaluh, Kabupaten Pasuruan, sebanyak 86 orang per hari; Site Savana Teletubbies, Kabupaten Probolinggo, sebanyak 347 orang per hari; Site Mentigen, Kabupaten Probolinggo, sebanyak 100 orang per hari.
Pihak BB-TNBTS menegaskan akan memberikan sanksi apabila terjadi pelanggaran terhadap pelaksanaan protokol dan panduan kunjungan wisata alam sesuai prosedur pengendalian Covid-19.
Sanksi tersebut akan diberikan kepada pelanggar dan apabila ada penambahan kasus Covid-19, maka kegiatan wisata dapat sewaktu-waktu ditutup kembali. Adapun, pelaksanaan reaktivasi bertahap ini, akan dievaluasi secara berkala dengan memperhatikan hasil monitoring pelaksanaan di lapangan dan perkembangan kondisi pandemi Covid-19.
Seperti diketahui, KLHK memutuskan untuk menutup sejumlah kawasan konservasi untuk kepentingan kunjungan wisata. Penutupan tersebut sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Hingga hari ini, Kamis, 19 Maret 2020, sebanyak 56 kawasan konservasi terdiri dari 26 Taman Nasional (TN), 27 Taman Wisata Alam (TWA), dan 3 Suaka Margasatwa (SM) telah ditutup untuk kunjungan wisata, baik domestik maupun mancanegara,” ungkap Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno, Kamis (19/3/2020).
Rincian kuota pengunjung di masing-masing tempat wisata alam di Gunung Bromo adalah sebagai berikut, Site Pananjakan, Kabupaten Pasuruan, sebanyak 178 orang per hari; Site Bukit Cinta, Kabupaten Pasuruan, sebanyak 28 orang per hari; Site Bukit Kedaluh, Kabupaten Pasuruan, sebanyak 86 orang per hari; Site Savana Teletubbies, Kabupaten Probolinggo, sebanyak 347 orang per hari; Site Mentigen, Kabupaten Probolinggo, sebanyak 100 orang per hari.
Pihak BB-TNBTS menegaskan akan memberikan sanksi apabila terjadi pelanggaran terhadap pelaksanaan protokol dan panduan kunjungan wisata alam sesuai prosedur pengendalian Covid-19.
Sanksi tersebut akan diberikan kepada pelanggar dan apabila ada penambahan kasus Covid-19, maka kegiatan wisata dapat sewaktu-waktu ditutup kembali. Adapun, pelaksanaan reaktivasi bertahap ini, akan dievaluasi secara berkala dengan memperhatikan hasil monitoring pelaksanaan di lapangan dan perkembangan kondisi pandemi Covid-19.
Seperti diketahui, KLHK memutuskan untuk menutup sejumlah kawasan konservasi untuk kepentingan kunjungan wisata. Penutupan tersebut sebagai langkah antisipasi dan pencegahan penyebaran Covid-19.
“Hingga hari ini, Kamis, 19 Maret 2020, sebanyak 56 kawasan konservasi terdiri dari 26 Taman Nasional (TN), 27 Taman Wisata Alam (TWA), dan 3 Suaka Margasatwa (SM) telah ditutup untuk kunjungan wisata, baik domestik maupun mancanegara,” ungkap Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) KLHK Wiratno, Kamis (19/3/2020).
(nbs)
Lihat Juga :