alexametrics

Irjen Listyo Sigit Dinilai Layak Pimpin Bareskrim Polri

loading...
Irjen Listyo Sigit Dinilai Layak Pimpin Bareskrim Polri
Jabatan Kabareskrim Polri hingga kini masih kosong sejak ditinggalkan Idham Azis yang ditunjuk menjadi Kapolri. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Eman Suryaman menilai sosok Irjen Listyo Sigit Prabowo layak menjadi Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Mabes Polri.

Eman menilai Listyo Sigit merupakan petinggi Polri yang dekat dengan ulama. “Saya mengenal dia ini cukup lama. Yang saya tahu dia sangat dekat dengan para ulama. Rekam jejak dan integritasnya juga sangat baik,” ungkap Eman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (20/11/2019).

Dia menjelaskan, jabatan kabareskrim Polri harus diisi figur yang matang dan mampu menjalin komunikasi aktif dengan seluruh komponen masyarakat.



“Ketika beliau menjadi Kapolda Banten, saya nilai cukup berhasil. Indikator keberhasilan adalah terciptanya situas aman dan kondusif di Banten. Kita tahu Banten ini menjadi wilayah yang sangat heterogen dalam keberagamaan,” tuturnya. (Baca juga: IPW Pertanyakan Jabatan Kabareskim yang Sudah 20 Hari Lowong)

Sekadar informasi, nama Inspektur Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencuat sebagai calon Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri pengganti Komisaris Jenderal Polisi Idham Aziz.

Kursi Kabareskrim kosong setelah Idham menjabat Kapolri menggantikan Tito Karnavian yang ditunjuk Presiden Jokowi menjadi Menteri Dalam Negeri.

Listyo merupakan lulusan Akademi Kepolisian tahun 1991. Pada 2014, dia didapuk sebagai Ajudan Presiden Jokowi. Sekitar dua tahun kemudian dia menjabat Kapolda Banten dengan pangkat brigadir jenderal.

Pada Agustus 2018, dia menyandang pangkat inspektur jenderal yang disematkan oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Mabes Polri.

Kemudian Listyo dipromosikan menjadi Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam)Polri berdasarkan Surat Keputusan Kapolri (Skep) Nomor 81/ 2014 A/III/KEP./2018 tertanggal 13 Agustus 2018.

Perwira tinggi kelahiran 5 Mei 1969 tersebut pernah menjadi Kapolres Pati, Jawa Tengah. Setelah itu dia menduduki posisi Wakil Kapoltabes Kota Semarang lalu Kapolres Solo.

Adapun pada 2012, pada saat Jokowi menjabat Gubernur DKI Jakarta, Listyo Sigit Prabowo dirotasi ke Jakarta dengan pos Asubdit II Direktorat Tipdum Bareskrim Polri.

Sebelum menjabat Ajudan Presiden Jokowi, pada Mei 2013, Listyo bertugas sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Sulawesi Tenggara.

Dia lulusan S-2 dari Universitas Indonesia. Tesis yang dipilih Listyo Sigit Prabowo adalah tentang penanganan konflik etnis di Kalijodo, Jakarta.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak