Awal 2021, Peserta BPJS Kesehatan Bisa Vaksinasi COVID-19 Gratis

Kamis, 27 Agustus 2020 - 14:30 WIB
loading...
Awal 2021, Peserta BPJS...
Wakil Ketua Penanganan COVID-19 dan Pemulian Ekonomi Nasional Erick Thohir menyampaikan di awal 2021 akan ada vaksin bantuan pemerintah yang anggarannya bersumber APBN berdasarkan data BPJS Kesehatan. FOTO/SINDOphoto/YULIANTO
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir menjelaskan bahwa Indonesia tengah melakukan kerja sama pembuatan vaksin dengan Sinovac Biotech Ltd, China dan G-42 dari Uni Emirat Arab (UEA) dengan komitmen produksi 30 juta dosis untuk akhir 2020 dan 300 juta dosis untuk 2021.

" Vaksin yang ditemukan hari ini jangkanya masih 6 bulan sampai 2 tahun, bukan vaksin yang selamanya. Dari konfirmasi yang kita lakukan, konfirmasi terakhrir tadinya berlaku untuk usia 18-59 tahun, terakhir usia di atas 59 bisa menerima vaksin. Dan terus dikembangkan untuk yang lebih muda, untuk 18 tahun ke bawah atau anak-anak," kata Erick dalam Rapat Kerja (Raker) Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Selain dengan kedua perusahaan tersebut, Erick menjelaskan bahwa Indonesia juga sempat melakukan pertemuan dengan perusahaan farmasi Cansino asal China yang mempunyai technical approve berbeda yakni, vaksinnya memerlukan hak paten. Tetapi, Indonesia belum melakukan komitmen transfer teknologi.(Baca juga: 8 Pegawai Positif COVID-19, Gedung DPD RI Ditutup Sementara )

"Informasi kapasitas belum dapat dari Cansino, Cansino sedang uji klinis tahap 3 di Brazil, Chili dan Saudi Arabia," katanya.

Kemudian, Menteri BUMN ini melanjutkan, pihaknya juga melakukan kontak kerja sama dengan negara lain dan sudah menjalin kerja sama dengan Bio Farma. Di antaranya yakni, Astrazanica dari Eropa dan juga Melinda Bill Gates Foundation asal Amerika Serikat (AS) dan perusahaan-perusahaan Amerika lainnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Ingatkan Syarat...
PDIP Ingatkan Syarat BPJS Kesehatan bagi Mahasiswa Tidak Memberatkan
PROLANIS Bantu Peserta...
PROLANIS Bantu Peserta JKN Memantau Penyakit Kronis
Perkuat Layanan Canggih,...
Perkuat Layanan Canggih, BPJS Mudahkan Peserta Berobat
Sekolah Lansia Klinik...
Sekolah Lansia Klinik Korpagama Perkuat Prolanis untuk Kualitas Hidup Lansia
Legislator PDIP Usulkan...
Legislator PDIP Usulkan Pemerintah Gratiskan Iuran BPJS Kesehatan
2,1 Juta Peserta BPJS...
2,1 Juta Peserta BPJS PBI Reaktivasi: 1,4 Juta Alih Segmen, 388 Ribu Jadi Mandiri
Aturan Baru BPJS Kesehatan...
Aturan Baru BPJS Kesehatan per 1 Juni 2026, Kontrol Harus Sesuai Tanggal Surat
Dirut BPJS Kesehatan...
Dirut BPJS Kesehatan Dorong Generasi Muda Cegah DM dan Hipertensi melalui Fun Run 2026
Kabar Baik, RS Kardiologi...
Kabar Baik, RS Kardiologi Emirates Indonesia Solo Kini Layani Pasien BPJS Kesehatan
Rekomendasi
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Bank Mantap Serahkan...
Bank Mantap Serahkan Santunan kepada Ahli Waris Jenderal Purn Ryamizard Ryacudu
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
Capaian Vaksinasi Covid-19...
Capaian Vaksinasi Covid-19 di Indonesia, Dosis Pertama 86,95%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved