Hadiri Diskusi di DPP PKB, Cak Imin-Gita Wirjawan Beri Pembekalan ke Anggota Fraksi
Rabu, 18 September 2024 - 13:36 WIB
loading...
A
A
A
"Kita juga sedang berusaha melangkah supaya benar. Saya bilang ke Pak Gita supaya kita bisa lebih baik lagi. Insya Allah akan lebih baik lagi," sambung Cak Imin.
Baca juga: Cak Imin Bikin Terobosan, Anak Muda Bakal Jadi Ketua Harian DPP PKB
Diskusi berjalan aktif dan komunikatif. Sejumlah peserta begitu antusias menyampaikan pertanyaan-pertanyaan kepada Gita terkait ekonomi, hukum, hingga terkait peran partai politik.
"Mungkin ujungnya yang menjadi benang merah dari seluruh pertanyaan ini ada buku yang ditulis oleh James Robinson yang mendeskripsikan bagaimana kita menjadi keseimbangan antara kekuasaan dengan masyarakat sipil. Itu hanya bisa seimbang dengan penegakan hukum. Kalau ada penegakan hukum, yang seimbang antara masyarakat sipil dengan kekuasaan, sehingga kekuasaan itu tidak terlalu despotik (lalim)," kata Gita.
"Itu hanya dengan penegakan hukum, dan kalau ada penegakan hukum itu akan terjadi aktualisasi nilai yang nyambung dengan teknologi, ekonomi, spiritual, filsafat, budaya, sosial dan lain-lain. Nah, pertanyaanya adalah, kita mau nggak menjadi peradaban yang keren? Multiple choice, yes or no. Kalau yes jelas apa yang harus kita lakukan," sambung Gita.
Baca juga: Cak Imin Bikin Terobosan, Anak Muda Bakal Jadi Ketua Harian DPP PKB
Diskusi berjalan aktif dan komunikatif. Sejumlah peserta begitu antusias menyampaikan pertanyaan-pertanyaan kepada Gita terkait ekonomi, hukum, hingga terkait peran partai politik.
"Mungkin ujungnya yang menjadi benang merah dari seluruh pertanyaan ini ada buku yang ditulis oleh James Robinson yang mendeskripsikan bagaimana kita menjadi keseimbangan antara kekuasaan dengan masyarakat sipil. Itu hanya bisa seimbang dengan penegakan hukum. Kalau ada penegakan hukum, yang seimbang antara masyarakat sipil dengan kekuasaan, sehingga kekuasaan itu tidak terlalu despotik (lalim)," kata Gita.
"Itu hanya dengan penegakan hukum, dan kalau ada penegakan hukum itu akan terjadi aktualisasi nilai yang nyambung dengan teknologi, ekonomi, spiritual, filsafat, budaya, sosial dan lain-lain. Nah, pertanyaanya adalah, kita mau nggak menjadi peradaban yang keren? Multiple choice, yes or no. Kalau yes jelas apa yang harus kita lakukan," sambung Gita.
(cip)
Lihat Juga :