Songsong Bonus Demografi, PS Walet Puti Bentuk Kepribadian Gen Z Sejak Dini
Senin, 09 September 2024 - 17:09 WIB
loading...
A
A
A
Pencak silat merupakan sarana pembentuk karakter, membangun fisik dan mental, meningkatkan pemahaman akan Ketuhanan dan keagamaan, menumbuhkan kesadaran sosial, serta menanamkan kedisiplinan.
Salah satu perguruan silat terkemuka di Indonesia adalah Perguruan Silat Warisan Leluhur Tunggal Pusaka Tradisional Indonesia (PS Walet Puti). Perguruan ini berdiri sejak Januari 1970, di Kisaran, Sumatera Utara.
Hingga saat ini, total murid PS Walet Puti mencapai 16.000 orang, tersebar di 18 provinsi di seluruh Indonesia dan telah tercatat pada rekor MURI sebagai Perguruan Silat dengan jurus terbanyak.
Perguruan Silat Walet Puti mengajarkan filosofi hidup dalam bentuk nilai-nilai ketekunan, keberanian, disiplin, dan rasa hormat. Melalui latihan yang intensif dan terstruktur, anggota PS Walet Puti belajar menguasai gerakan fisik, serta mengasah mental dan pantang menyerah, membangun ketahanan terhadap tekanan, dan mengembangkan kemampuan memecahkan persoalan.
"Anggota kami akan menjalani proses untuk menjalani individu, bukan hanya kuat secara fisik, namun juga cerdas dalam bertindak, memiliki hati yang tulus dan budi pekerti luhur," kata Ketua Pelatih Walet Puti Jakarta Selatan, Andy Mangaritua Sirait, Senin (9/9/2024).
Salah satu perguruan silat terkemuka di Indonesia adalah Perguruan Silat Warisan Leluhur Tunggal Pusaka Tradisional Indonesia (PS Walet Puti). Perguruan ini berdiri sejak Januari 1970, di Kisaran, Sumatera Utara.
Hingga saat ini, total murid PS Walet Puti mencapai 16.000 orang, tersebar di 18 provinsi di seluruh Indonesia dan telah tercatat pada rekor MURI sebagai Perguruan Silat dengan jurus terbanyak.
Perguruan Silat Walet Puti mengajarkan filosofi hidup dalam bentuk nilai-nilai ketekunan, keberanian, disiplin, dan rasa hormat. Melalui latihan yang intensif dan terstruktur, anggota PS Walet Puti belajar menguasai gerakan fisik, serta mengasah mental dan pantang menyerah, membangun ketahanan terhadap tekanan, dan mengembangkan kemampuan memecahkan persoalan.
"Anggota kami akan menjalani proses untuk menjalani individu, bukan hanya kuat secara fisik, namun juga cerdas dalam bertindak, memiliki hati yang tulus dan budi pekerti luhur," kata Ketua Pelatih Walet Puti Jakarta Selatan, Andy Mangaritua Sirait, Senin (9/9/2024).
Lihat Juga :