PKS Sangkal Tinggalkan Anies Baswedan demi Jatah Kursi Menteri
Selasa, 03 September 2024 - 21:03 WIB
loading...
Juru Bicara DPP PKS Ahmad Fathul Bari dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (3/9/2024). Foto/iNews
A
A
A
JAKARTA - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menyangkal isu mengenai jatah kursi menteri di pemerintah Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dengan syarat meninggalkan Anies Baswedan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Juru Bicara DPP PKS Ahmad Fathul Bari mengatakan, jika memang ada tawaran kursi menteri, maka PKS sejak awal tidak akan mendeklarasikan Anies di Pilkada 2024.
"Enggak. Kalau dijanjikan kursi menteri dari awal kita sudah dukung yang lain," ucap Ahmad dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (3/9/2024).
Dia mengatakan, awal pendeklarasian Anies tersebut merupakan sejumlah aspirasi yang ada di struktur bawah. "Kita mendeklarasikan Anies Baswedan di tanggal 25 Juni dan itu kita proses mulai dari bawah. Hampir semua proses Pilkada di PKS itu, itu kita sangat menghormati aspirasi struktur yang ada di bawah," katanya.
Baca juga: PKS Tinggalkan Anies Demi Kader Internalnya Maju Pilkada Jakarta 2024
"Enggak. Kalau dijanjikan kursi menteri dari awal kita sudah dukung yang lain," ucap Ahmad dalam acara Rakyat Bersuara di iNews, Selasa (3/9/2024).
Dia mengatakan, awal pendeklarasian Anies tersebut merupakan sejumlah aspirasi yang ada di struktur bawah. "Kita mendeklarasikan Anies Baswedan di tanggal 25 Juni dan itu kita proses mulai dari bawah. Hampir semua proses Pilkada di PKS itu, itu kita sangat menghormati aspirasi struktur yang ada di bawah," katanya.
Baca juga: PKS Tinggalkan Anies Demi Kader Internalnya Maju Pilkada Jakarta 2024
Lihat Juga :