alexametrics

Penusukan Wiranto, Fraksi PKB: Bukti Ancaman Radikalisme Itu Nyata

loading...
Penusukan Wiranto, Fraksi PKB: Bukti Ancaman Radikalisme Itu Nyata
Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal. Foto: SINDOnews/Abdul Rochim
A+ A-
JAKARTA - Peristiwa penusukan terhadap Menteri Kordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto di Pandenglang, Banteng, mengundang keprihatinan banyak kalangan. Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR menilai peristiwa ini kembali menjadi bukti jika ancaman radikalisme di Indonesia memang nyata.

“Kami sangat terkejut atas peristiwa penusukan Menkopolhukam di Pandeglang. Hal ini menjadi early warning bagi kita semua bahwa sel-sel kelompok radikalis masih aktif dan menuntut kewaspadaan bagi kita sebagai bangsa untuk menghadapinya secara bersama-sama,” ujar Ketua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal ditemui di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Cucun mengatakan, kenekatan pelaku dalam aksi penusukan Wiranto sungguh luar biasa. Mereka memilih pejabat tinggi negara yang dikawal dengan ketat sebagai korban. “Hal ini menunjukkan jika doktrin yang mereka terima sebagai motivasi dalam melakukan aksi begitu terinternalisasi di kepala pelaku. Dan itu sangat berbahaya karena nilai-nilai tersebut memuat nilai-nilai kekerasan,” tuturnya.



Menurut Cucun, upaya deradikalisasi harus terus dilakukan di tengah masyarakat. Upaya pengarusutamaan Islam moderat menjadi salah satunya. “PKB terus mendorong penguatan nilai-nilai Islam yang ramah di tengah masyarakat sehingga bibit radikalisme yang dimotivasi cara pandang agama yang salah bisa diminimalkan,” katanya.

Lebih jauh politisi asal Jawa Barat ini meminta agar semua elemen bangsa meningkatkan kewaspadaan hingga menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.

Menurutnya dinamika politik dan keamanan akan terus terjadi hingga proses penyusunan kabinet berakhir. “Kami menilai dinamika politik dan keamanan akan terus terjadi sehingga kita harus meningkatkan kewaspadaan bersama. Tapi tentu kita berharap kondisi keamanan tetap terkendali,” pungkasnya.
(thm)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak