Polri Sebut 86.000 Undangan Bakal Hadiri Misa Bersama Paus Fransiskus di GBK
Senin, 02 September 2024 - 12:52 WIB
loading...
Dankorbrimob Polri Komjen Pol Imam Widodo menyebut sebanyak 86.000 undangan bakal menghadiri Misa Akbar bersama Paus Fransiskus di GBK Jakarta. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Polri menyebut 86.000 undangan akan menghadiri Misa Akbar Paus Fransiskus di Gelora Bung Karno (GBK) pada Kamis, 5 September 2024. Para jemaat yang akan mengikuti misa tersebut diminta untuk menjaga kesehatannya.
“Ada satu imbauan dari kami, mohon kiranya untuk umat nanti yang datang, betul-betul dalam kondisi sehat. Karena kita mengetahui, dapat informasi bahwa kurang lebih ada 86.000 umat itu nanti akan datang dalam rangka menghadiri Misa,” kata Komandan Korps Brigade Mobil (Dankorbrimob) Polri, Komjen Pol Imam Widodo, Senin (2/9/2024).
Imam menuturkan hal ini sebagai antisipasi agar tidak terjadi masalah kesehatan di tengah-tengah ribuan jemaat. Sebab menurutnya, tamu undangan yang hadir juga banyak yang berusia di atas 50 tahun.
Baca juga: Misa Akbar Bersama Paus Fransiskus di GBK Terbatas, Umat Diminta Saksikan via Live Streaming
“Sehingga harapan kami sebagai pelaksana pengamanan, tidak terjadi hal-hal untuk masalah kesehatan daripada para jemaat. Ini yang menjadi concern, karena kami yakin juga banyak yang usia yang di atas 50 itu dari hasil koordinasi,” ujarnya.
“Ada satu imbauan dari kami, mohon kiranya untuk umat nanti yang datang, betul-betul dalam kondisi sehat. Karena kita mengetahui, dapat informasi bahwa kurang lebih ada 86.000 umat itu nanti akan datang dalam rangka menghadiri Misa,” kata Komandan Korps Brigade Mobil (Dankorbrimob) Polri, Komjen Pol Imam Widodo, Senin (2/9/2024).
Imam menuturkan hal ini sebagai antisipasi agar tidak terjadi masalah kesehatan di tengah-tengah ribuan jemaat. Sebab menurutnya, tamu undangan yang hadir juga banyak yang berusia di atas 50 tahun.
Baca juga: Misa Akbar Bersama Paus Fransiskus di GBK Terbatas, Umat Diminta Saksikan via Live Streaming
“Sehingga harapan kami sebagai pelaksana pengamanan, tidak terjadi hal-hal untuk masalah kesehatan daripada para jemaat. Ini yang menjadi concern, karena kami yakin juga banyak yang usia yang di atas 50 itu dari hasil koordinasi,” ujarnya.
Lihat Juga :