Usung Acep Adang Ruhiat-Gita KDI, PKB Fokus Perbaikan Layanan Dasar Jawa Barat

Jum'at, 30 Agustus 2024 - 11:19 WIB
loading...
Usung Acep Adang Ruhiat-Gita...
PKB resmi mengusung pasangan Acep Adang Ruhiat dan Gitalis Dwi Natarina sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2024. FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) resmi mengusung pasangan Acep Adang Ruhiat dan Gitalis Dwi Natarina sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Jawa Barat pada Pilkada 2024 . Sebagai kiai aktivis, Acep Adang Ruhiat diyakini akan membawa perbaikan di sektor layanan dasar terutama pendidikan dan kesehatan bagi masyarakat Jawa Barat.

"PKB menawarkan KH Acep Adang Ruhiat seorang kiai aktivis untuk memimpin Jawa Barat. Kami yakin dengan rekam jejak beliau, Jawa Barat akan mendapatkan pemimpin yang mengedepankan kepemimpinan moral serta memprioritaskan perbaikan layanan dasar terutama pendidikan dan kesehatan," kata Ketua DPW PKB Jawa Barat Syaiful Huda, Jumat (30/8/2024).

Huda mengatakan keputusan PKB menugaskan KH Acep Adang Ruhiat sebagai Cagub Jawa Barat telah didasarkan pada pertimbangan matang. Awalnya PKB menugaskan Kiai Adang hanya sebagai cawagub karena jumlah threshold tinggi dan kursi PKB tidak mencukupi. "Namun setelah putusan MK, ada kesempatan PKB mengusung calon gubernur dan calon wakil gubernur sendiri, sehingga tidak ragu untuk menugaskan Kiai Adang sebagai Jabar 1," katanya.



Huda mengungkapkan Kiai Adang mempunyai rekam jejak panjang dalam penyelenggaraan negara. Adik Rais Aam PBNU KH Ilhas Ruhiyat tersebut sejak 2004-2014 duduk sebagai Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat. Lalu selama 10 tahun terakhir menjadi anggota DPR. "Selama hampir 20 tahun tersebut, Kiai Adang duduk di komisi yang membidangi berbagai layanan dasar terutama pendidikan sehingga pengalaman ini akan sangat berguna untuk melakukan perbaikan layanan pendidikan di Jawa Barat," katanya.

Huda mengatakan saat ini Kiai Adang aktif dalam pengelolaan pondok pesantren sebagai Ketua Yayasan Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya. Menurutnya, pengalaman ini penting karena Kiai Adang tidak hanya fasih dalam mengawal layanan pendidikan tetapi secara langsung mempunyai rekam jejak mengelola lembaga pendidikan.

"Simbol pesantren juga akan membuat Kiai Adang mudah berkomunikasi dengan stake holder di Jawa Barat karena provinsi ini dikenal sebagai wilayah religius," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Cak Imin: PKB Punya...
Cak Imin: PKB Punya Tanggung Jawab Moral Memikirkan Masa Depan NU
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Didesak Tegaskan Sikap...
Didesak Tegaskan Sikap ke Pemerintahan Prabowo, PDIP: Memangnya Jazilul Siapa?
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
PKB Instruksikan DPC...
PKB Instruksikan DPC dan DPW Berdialog dengan Mahasiswa
Perkuat Gerak Pelayanan,...
Perkuat Gerak Pelayanan, PKB Jabar Gelar PKBFest
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Pemilu 2029 Didominasi...
Pemilu 2029 Didominasi Pemilih Muda, PKB Jabar Siapkan Ribuan Pengurus Muda
Penyebab Kecelakaan...
Penyebab Kecelakaan Mobil yang Ditumpangi Anggota DPR dari PKB Gus Hilman, Sopir Diduga Mengantuk
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Benarkah Islam Agama...
Benarkah Islam Agama Perang? Simak Sejarah Turunnya Perintah Berperang dalam Al-Qur'an
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Berita Terkini
5 Peserta Program SPPI...
5 Peserta Program SPPI Meninggal saat Latsarmil, Feri Amsari: Negara Salahi Prinsip Administrasi
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Jokowi Mulai Safari...
Jokowi Mulai Safari Politik, Feri Amsari: Sah, Cuma Nggak Tahu Diri Saja
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
354 Pencari Jodoh Padati...
354 Pencari Jodoh Padati Golek Garwo Kemenag
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Infografis
26 Perwira Dimutasi...
26 Perwira Dimutasi Jadi Kapolres di Pulau Jawa pada Mutasi Juni 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved