Romo Benny: Pancasila Harusnya Menjadi Kebiasaan Hidup, Bukan Lagi Doktrinal
Rabu, 26 Agustus 2020 - 13:54 WIB
loading...
A
A
A
‘’Kedaulatan pangan juga harus diperjuangkan dengan cara pembelaan pada petani, peningkatan kesejahteraan petani, tercukupinya kebutuhan pangan dalam negeri, meningkatkan kemandirian,” jelas dia.
(Baca: N250 Gatot Kaca Tiba di Yogyakarta, Tempuh Jalan Darat 567 Km)
Tak hanya itu, ia juga menekankan agar penanaman nilai-nilai Pancasila tidak boleh secara doktrinal seperti tempo dulu. Sebaliknya, nilai-nilai tersebut harusnya bisa diamalkan menjadi habituasi atau kebiasaan sehari-hari.
“Jadi, Pancasila bukan dipaksakan secara doktrinal, tetapi harus menjadi kebiasaan. Sebenarnya orang yang taat kepada Tuhan dirinya maka akan secara otomatis akan mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Penerapan nilai tersebut juga seharusnya bisa diikuti dalam penyampaian pendapat di ruang publik. Ia mengingatkan agar setiap orang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi seperti sekarang dengan mengisi ruang publik melalui dengan konten positif, bukan sebaliknya.
(Baca: N250 Gatot Kaca Tiba di Yogyakarta, Tempuh Jalan Darat 567 Km)
Tak hanya itu, ia juga menekankan agar penanaman nilai-nilai Pancasila tidak boleh secara doktrinal seperti tempo dulu. Sebaliknya, nilai-nilai tersebut harusnya bisa diamalkan menjadi habituasi atau kebiasaan sehari-hari.
“Jadi, Pancasila bukan dipaksakan secara doktrinal, tetapi harus menjadi kebiasaan. Sebenarnya orang yang taat kepada Tuhan dirinya maka akan secara otomatis akan mengamalkan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.
Penerapan nilai tersebut juga seharusnya bisa diikuti dalam penyampaian pendapat di ruang publik. Ia mengingatkan agar setiap orang dapat memanfaatkan kemajuan teknologi seperti sekarang dengan mengisi ruang publik melalui dengan konten positif, bukan sebaliknya.
(muh)
Lihat Juga :