Curhat Datang Ramai-ramai, Pergi Ditinggal Ramai-ramai, Begini Penjelasan Jokowi
Kamis, 29 Agustus 2024 - 13:25 WIB
loading...
A
A
A
Jokowi setelah mengucapkan hal ini dirinya hanya menyampaikan bahwa sikap tersebut tidak berlaku untuk Surya Paloh dan Partai Nasdem. “Tapi saya yakin itu tidak dengan Bapak Surya Paloh tidak dengan Bang Surya dan tidak juga dengan Nasdem,” katanya.
Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengatakan dirinya memiliki sejarah dan cerita panjang bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. “Dimulai 2014, saya ingat betul Nasdem saat itu adalah partai pertama yang mendeklarasikan saya dalam pencalonan sebagai Presiden,” ujarnya.
Kemudian pada 2019, lanjut Jokowi, Nasdem juga kembali mencalonkan saya dengan dukungan tanpa mahar. "Politik tanpa mahar itu yang saya kira sangat bagus untuk pendidikan perpolitikan di negara kita Indonesia,” kata Jokowi.
“Terima kasih, Bang Surya, Pak Surya Paloh terima kasih dan terima kasih juga saya ucapkan untuk Partai Nasdem. Karena 2014, 2019 mulai pencalonan, setelah terpilih dan dalam menjalankan pemerintahan dalam 10 tahun ini saya sangat merasa didukung penuh oleh Partai Nasdem,” imbuh mantan Gubernur Jakarta itu.
Pada kesempatan itu, Jokowi juga mengatakan dirinya memiliki sejarah dan cerita panjang bersama Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. “Dimulai 2014, saya ingat betul Nasdem saat itu adalah partai pertama yang mendeklarasikan saya dalam pencalonan sebagai Presiden,” ujarnya.
Kemudian pada 2019, lanjut Jokowi, Nasdem juga kembali mencalonkan saya dengan dukungan tanpa mahar. "Politik tanpa mahar itu yang saya kira sangat bagus untuk pendidikan perpolitikan di negara kita Indonesia,” kata Jokowi.
“Terima kasih, Bang Surya, Pak Surya Paloh terima kasih dan terima kasih juga saya ucapkan untuk Partai Nasdem. Karena 2014, 2019 mulai pencalonan, setelah terpilih dan dalam menjalankan pemerintahan dalam 10 tahun ini saya sangat merasa didukung penuh oleh Partai Nasdem,” imbuh mantan Gubernur Jakarta itu.
(cip)
Lihat Juga :