Indonesia Panaskan Perang Drone Militer Masa Depan
Senin, 31 Agustus 2020 - 05:30 WIB
loading...
A
A
A
4. India
![Indonesia Panaskan Perang Drone Militer Masa Depan]()
Perkiraan jumlah drone militer yang dipersenjatai hingga 2028 sebanyak 34 unit
India adalah negara berpenduduk besat dengan kekuatan militer besar. India saat ini juga sudah memulai mengembangkan teknologi drone jarak jauh.
Pada 1990-an, India banyak mendapatkan sebagian besar drone-nya dari Israel, tetapi dalam perkembangannya mereka mampu membuat kendaraan udara tak berawak secara lokal. India saat ini memiliki 100 drone yang sedang beroperasi dengan 54 lainnya direncanakan akan ditambahkan. Project Rostom saat ini sedang mengembangkan drone yang melaju dengan kecepatan hingga 125 mil per jam. (Baca juga: India Tambah Lagi Drone Heron dan Rudal Anti-Tank Spike dari Israel)
5. Australia
![Indonesia Panaskan Perang Drone Militer Masa Depan]()
Perkiraan jumlah drone militer yang dipersenjatai hingga 2028 sebanyak 33 unit
Australia pernah meluncurkan drone yang dikembangkan secara rahasia oleh Angkatan Udara Australia bekerja sama dengan Boeing dan Departemen Pertahanan Australia di sebuah fasilitas di Brisbane. Drone itu adalah drone buatan lokal pertama, dan ukurannya sama dengan jet tempur tradisional.
Mereka juga telah mendapatkan drone standar mereka dari AS, terutama MQ-9 Reaper sesuai permintaan. Negeri kanguru berencana memiliki 33 drone dalam dekade mendatang. (Baca juga: Terancam China, Australia Siap Beli Rudal Pembunuh Kapal dari AS)
6. Mesir
![Indonesia Panaskan Perang Drone Militer Masa Depan]()
Perkiraan jumlah drone militer yang dipersenjatai hingga 2028 sebanyak 32 unit
Mesir menjadi salah satu negara korban perang drone. Bertolak dari hal itu Mesir mulai mengembangkan teknologi drone agar sejajar dengan musuh musuh mereka di wilayah Timur Tengah yang bergejolak.
Tentara Mesir mendapatkan drone Chengdu Wing Loong dari China yang diluncurkan pada Oktober 2019. Drone tersebut terutama digunakan untuk menyerang milisi pemberontak di Sinai Utara. Mesir berencana meningkatkan drone-nya menjadi 33 pada tahun depan. (Baca juga: Mesir Terima Lima Jet Tempur Rusia Sukhoi Su-35 Meski AS Marah)
7. Turki
![Indonesia Panaskan Perang Drone Militer Masa Depan]()
Perkiraan jumlah drone militer yang dipersenjatai hingga 2028 sebanyak 30 unit
Ketika Turki meluncurkan prototipe drone pertamanya satu dekade lalu, banyak orang menolak upaya mereka. Tetapi sekarang industri drone Turki telah berkembang pesat bahkan mereka mampu melakukan ekspor drone.
Drone Bayraktar TB2 mereka yang paling terkenal dan sangat dicari telah digunakan untuk melawan Kurdi Suriah yang telah lama terlibat konflik dengan Turki. Negeri yang dipimpin Recep Erdogan ini memiliki hampir 95 drone, di mana sebagian besar dikembangkan secara lokal. (Baca juga: Turki Andalkan Armada Drone untuk Keunggulan Perang di Suriah)

Perkiraan jumlah drone militer yang dipersenjatai hingga 2028 sebanyak 34 unit
India adalah negara berpenduduk besat dengan kekuatan militer besar. India saat ini juga sudah memulai mengembangkan teknologi drone jarak jauh.
Pada 1990-an, India banyak mendapatkan sebagian besar drone-nya dari Israel, tetapi dalam perkembangannya mereka mampu membuat kendaraan udara tak berawak secara lokal. India saat ini memiliki 100 drone yang sedang beroperasi dengan 54 lainnya direncanakan akan ditambahkan. Project Rostom saat ini sedang mengembangkan drone yang melaju dengan kecepatan hingga 125 mil per jam. (Baca juga: India Tambah Lagi Drone Heron dan Rudal Anti-Tank Spike dari Israel)
5. Australia

Perkiraan jumlah drone militer yang dipersenjatai hingga 2028 sebanyak 33 unit
Australia pernah meluncurkan drone yang dikembangkan secara rahasia oleh Angkatan Udara Australia bekerja sama dengan Boeing dan Departemen Pertahanan Australia di sebuah fasilitas di Brisbane. Drone itu adalah drone buatan lokal pertama, dan ukurannya sama dengan jet tempur tradisional.
Mereka juga telah mendapatkan drone standar mereka dari AS, terutama MQ-9 Reaper sesuai permintaan. Negeri kanguru berencana memiliki 33 drone dalam dekade mendatang. (Baca juga: Terancam China, Australia Siap Beli Rudal Pembunuh Kapal dari AS)
6. Mesir

Perkiraan jumlah drone militer yang dipersenjatai hingga 2028 sebanyak 32 unit
Mesir menjadi salah satu negara korban perang drone. Bertolak dari hal itu Mesir mulai mengembangkan teknologi drone agar sejajar dengan musuh musuh mereka di wilayah Timur Tengah yang bergejolak.
Tentara Mesir mendapatkan drone Chengdu Wing Loong dari China yang diluncurkan pada Oktober 2019. Drone tersebut terutama digunakan untuk menyerang milisi pemberontak di Sinai Utara. Mesir berencana meningkatkan drone-nya menjadi 33 pada tahun depan. (Baca juga: Mesir Terima Lima Jet Tempur Rusia Sukhoi Su-35 Meski AS Marah)
7. Turki

Perkiraan jumlah drone militer yang dipersenjatai hingga 2028 sebanyak 30 unit
Ketika Turki meluncurkan prototipe drone pertamanya satu dekade lalu, banyak orang menolak upaya mereka. Tetapi sekarang industri drone Turki telah berkembang pesat bahkan mereka mampu melakukan ekspor drone.
Drone Bayraktar TB2 mereka yang paling terkenal dan sangat dicari telah digunakan untuk melawan Kurdi Suriah yang telah lama terlibat konflik dengan Turki. Negeri yang dipimpin Recep Erdogan ini memiliki hampir 95 drone, di mana sebagian besar dikembangkan secara lokal. (Baca juga: Turki Andalkan Armada Drone untuk Keunggulan Perang di Suriah)
Lihat Juga :