Festival Sidang Balai Panjang, Upaya Hidupkan Lagi Warisan Budaya yang Hampir Punah
Sabtu, 24 Agustus 2024 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, tarian yang merupakan tradisi masyarakat setempat ini biasa digelar sebelum panen sebagai simbol penghormatan kepada alam dan rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah.
Tarian Selibu Padi yang dibawakan oleh anak-anak muda dan siswa sekolah merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya yang disertai dengan edukasi. Melalui penampilan ini, para peserta tidak hanya mempelajari gerakan tari, tetapi juga nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya.
Festival Sidang Balai Panjang yang digelar di Kabupaten Bungo ini merupakan satu dari 12 festival budaya Kenduri Swarnabhumi 2024 yang diharapkan menjadi katalis bagi upaya pelestarian budaya dan lingkungan di sepanjang DAS Batanghari, membangkitkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan nenek moyang untuk generasi mendatang.
Kenduri Swarnabhumi akan digelar di daerah aliran sungai (DAS) Batanghari, yakni di 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dan satu Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat dengan mengangkat narasi hubungan penting antara kebudayaan dengan pelestarian lingkungan, khususnya sungai, dan sebaliknya juga tentang pelestarian lingkungan untuk kebudayaan berkelanjutan.
Rangkaian pagelaran festival budaya yang diselenggarakan oleh masyarakat setempat ini menjadi momentum memperkuat semangat kemandirian dalam mengangkat kearifan lokalnya. Setiap festival yang digelar akan berkoordinasi dengan Direktur Festival dan Kurator Lokal serta didukung Kemendikbudristek melalui Direktorat Perfilman Musik dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan.
Tarian Selibu Padi yang dibawakan oleh anak-anak muda dan siswa sekolah merupakan salah satu bentuk pelestarian budaya yang disertai dengan edukasi. Melalui penampilan ini, para peserta tidak hanya mempelajari gerakan tari, tetapi juga nilai-nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya.
Festival Sidang Balai Panjang yang digelar di Kabupaten Bungo ini merupakan satu dari 12 festival budaya Kenduri Swarnabhumi 2024 yang diharapkan menjadi katalis bagi upaya pelestarian budaya dan lingkungan di sepanjang DAS Batanghari, membangkitkan kesadaran akan pentingnya menjaga warisan nenek moyang untuk generasi mendatang.
Kenduri Swarnabhumi akan digelar di daerah aliran sungai (DAS) Batanghari, yakni di 10 Kabupaten/Kota se-Provinsi Jambi dan satu Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat dengan mengangkat narasi hubungan penting antara kebudayaan dengan pelestarian lingkungan, khususnya sungai, dan sebaliknya juga tentang pelestarian lingkungan untuk kebudayaan berkelanjutan.
Rangkaian pagelaran festival budaya yang diselenggarakan oleh masyarakat setempat ini menjadi momentum memperkuat semangat kemandirian dalam mengangkat kearifan lokalnya. Setiap festival yang digelar akan berkoordinasi dengan Direktur Festival dan Kurator Lokal serta didukung Kemendikbudristek melalui Direktorat Perfilman Musik dan Media, Direktorat Jenderal Kebudayaan.
(jon)
Lihat Juga :