Budaya Tempe Ditargetkan Masuk Daftar Warisan Budaya Takbenda Dunia pada 2026

Senin, 22 Desember 2025 - 06:09 WIB
loading...
Budaya Tempe Ditargetkan...
Menteri Kebudayaan Fadli Zon (keempat dari kiri) mengikuti kegiatan Festival Budaya Tempe: Warisan Hidup dari Indonesia untuk Dunia di Jakarta, Minggu (21/12/2025). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mendorong Budaya Tempe agar ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia (Intangible Cultural Heritage) UNESCO pada 2026. Pengajuan Budaya Tempe telah dilakukan dan diharapkan dapat membuahkan hasil positif pada proses penilaian di tingkat internasional.

“Mudah-mudahan Budaya Tempe, yang sudah kita ajukan sejak awal tahun lalu (2024), nanti tahun depan (2026) bisa mendapat penetapan sebagai bagian dari Warisan Budaya Takbenda Dunia UNESCO,” kata Menteri Kebudayaan Fadli Zon di sela-sela kegiatan Festival Budaya Tempe: Warisan Hidup dari Indonesia untuk Dunia di Jakarta, Minggu (21/12/2025). Baca juga: Dua Kali Gagal, Tempe Kembali Diusulkan Jadi Warisan Budaya Takbenda UNESCO

Sebelumnya, Budaya Tempe secara resmi diajukan Pemerintah Indonesia kepada UNESCO pada akhir Maret 2024 melalui mekanisme nominasi Intangible Cultural Heritage. Pengajuan tersebut mencakup praktik budaya, pengetahuan tradisional, nilai-nilai sosial, serta peran komunitas dalam menjaga keberlanjutan tempe sebagai warisan hidup yang terus berkembang hingga saat ini.

Pengakuan global terhadap Budaya Tempe dinilai penting karena tempe merepresentasikan kearifan lokal Indonesia dalam mengelola pangan secara berkelanjutan. Proses fermentasi tempe merupakan hasil adaptasi masyarakat terhadap lingkungan, memanfaatkan bahan baku lokal, serta mengandung nilai gotong royong yang kuat dalam praktik pembuatannya. Dengan demikian, tempe tidak hanya berfungsi sebagai sumber pangan, tetapi juga sebagai ekspresi budaya yang mencerminkan identitas bangsa.

Selain aspek budaya, pengakuan UNESCO juga diharapkan memperkuat posisi tempe di tingkat global sebagai pangan sehat. Tempe dikenal memiliki kandungan protein nabati berkualitas tinggi, ramah lingkungan, serta relevan dengan tren global menuju pola konsumsi yang lebih berkelanjutan. Penetapan sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia akan memperluas pengenalan tempe sebagai superfood dari Indonesia sekaligus meningkatkan citra bangsa di mata dunia.

Melalui pengakuan internasional tersebut, lanjut Fadli, berharap dapat mendorong pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan Budaya Tempe secara berkelanjutan. Hal ini mencakup penguatan peran komunitas pembuat tempe, peningkatan kapasitas pelaku usaha, serta kolaborasi lintas sektor untuk memastikan ketersediaan bahan baku dan keberlanjutan praktik budaya tempe di masa depan. Baca juga: Elvy Sukaesih hingga Pieter F Gontha Raih Penghargaan Satya Budaya Narendra

Festival Budaya Tempe menjadi salah satu bentuk nyata keterlibatan publik dalam proses tersebut. Dengan menggabungkan aktivitas budaya, edukasi, dan partisipasi masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat dukungan kolektif agar Budaya Tempe tidak hanya lestari di negeri sendiri, tetapi juga memperoleh pengakuan dunia sebagai warisan budaya Indonesia yang bernilai universal.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Berjasa Besar bagi Bahasa...
Berjasa Besar bagi Bahasa dan Budaya, Sutan Takdir Alisjahbana Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
Tahu-Tempe dan Impor...
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Maarif Institute Ajak...
Maarif Institute Ajak Publik Meneladani Buya Syafii melalui Pentas Budaya
Tampil di Wanderlust...
Tampil di Wanderlust Festival Mongolia, Talenta Seni Indonesia Perluas Jejaring Global
Hari Seni Sedunia, Ibas...
Hari Seni Sedunia, Ibas Dorong Penguatan Seni Budaya Kreatif
Raker IKKB Bahas Penguatan...
Raker IKKB Bahas Penguatan Kontribusi Organisasi dan Pelestarian Budaya
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 13 Juli sebagai Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa
Kemendikdasmen Alihkan...
Kemendikdasmen Alihkan Pengelolaan KNIU ke Kementerian Kebudayaan, Fokus Perkuat Peran UNESCO
Rekomendasi
Kasus Obesitas Anak...
Kasus Obesitas Anak Meningkat, Dokter Ingatkan Batasan Konsumsi Gula
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Pakar Asal AS Ini Yakin...
Pakar Asal AS Ini Yakin Rusia Dijamin Memenangkan Perang Ukraina, Ini 4 Alasannya
Berita Terkini
Presiden Prabowo Dijadwalkan...
Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
Febrie Adriansyah Tidak...
Febrie Adriansyah Tidak Diborgol, Boyamin Saiman: Kejaksaan Agung Ceroboh
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Infografis
Slavko Vincic, Wasit...
Slavko Vincic, Wasit Final Piala Dunia 2026 yang Pelit Kartu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved