Korban Gagal Bayar Emco Mengadu ke DPR Terkait Uang Rp2 T Belum Kembali

Selasa, 25 Agustus 2020 - 23:44 WIB
loading...
Korban Gagal Bayar Emco...
Korban gagal bayar dari Perusahaan Emco Asset Management mendatangi Gedung DPR. Mereka mempertanyakan reksadana, yang mereka investasikan di Emco. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Korban gagal bayar dari Perusahaan Emco Asset Management mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Mereka mempertanyakan reksadana yang mereka investasikan di Emco. Total investasi senilai Rp1,7 T dari sekitar 2.000 nasabah Emco belum jelas nasibnya sampai saat ini.

"Karena usaha kami ke OJK selama ini belum mendapatkan respon. Karena DPR adalah institusi yang bisa memanggil OJK maka dari itu kami ke sana," kata Sandi Guntara, Perwakilam ForKorem (Forum Korban Emco Asset Manajeman), Selasa (25/8/2020).

Mereka berhasil menemui Komisi XI DPR. Dalam pertemuan tersebut, beberapa perwakilan menemui Semiati. Mereka menyuarakan apa yang terjadi karena komunikasi dengan OJK sudah tertutup sejak Februari 2020.

"Memaparkan sebetulnya ada apa, keterbukaan informasinya tidak jalan (OJK), padahal itu adalah salah satu tugas pokoknya," kata Sandi.

Para investor yang menjadi korban gagal bayar reksadana ini, telah melakukan berbagai upaya untuk mendapatkan haknya kembali. Beberapa dari mereka menempuh jalur hukum, hingga memberikan pesan kepada Otoritas Jasa Keuangan dan Presiden Joko Widodo (Jokowi), melalui karangan bunga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Titik Baru Investasi...
Titik Baru Investasi Sumatera Selatan, Banyuasin!
Power Asymmetry: Ancaman...
Power Asymmetry: Ancaman Tersembunyi bagi Iklim Investasi Nasional
Imigrasi Tangkap 16...
Imigrasi Tangkap 16 WNA di Sukabumi Diduga Lakukan Love Scamming
Prabowo: Saya akan Investasi...
Prabowo: Saya akan Investasi Besar-besaran di Bidang Pendidikan untuk Masa Depan Bangsa
Perangkap Kerugian Lingkungan...
Perangkap Kerugian Lingkungan dan Ancaman Ketidakpastian Hukum bagi Investasi Indonesia
Polri Ungkap Kasus Kerugian...
Polri Ungkap Kasus Kerugian Penipuan Haji Ilegal Mencapai Rp92,64 Miliar
MNC Sekuritas Dorong...
MNC Sekuritas Dorong Investor Mulai Investasi Reksa Dana lewat Promo Bonus Unit Penyertaan 100%
Indonesia Ingin Bangun...
Indonesia Ingin Bangun Pusat Keuangan Berdaya Saing Global, Bali Jadi Kandidat Bukan IKN
Di Tengah Tren Trading,...
Di Tengah Tren Trading, Aplikasi Berizin dan Regulasi Kian Penting Lindungi Investor
Rekomendasi
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Ayatollah Ali Khamenei...
Ayatollah Ali Khamenei Akan Dikuburkan Hari Ini di Tengah Serangan AS terhadap Iran
Trump Ketar-ketir Nyawanya...
Trump Ketar-ketir Nyawanya Terancam, Sebut Iran Berencana Membunuhnya
Berita Terkini
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Geledah Rumah di Sentul...
Geledah Rumah di Sentul Terkait 3 Kasus Korupsi, Polisi Sita Emas dan Uang Hampir Setengah Triliun
TNI Buka Suara soal...
TNI Buka Suara soal Pengamanan Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah, Tegaskan Atas Permintaan Kejaksaan
Jelang Muktamar NU ke-35,...
Jelang Muktamar NU ke-35, KH Zulfa Mustofa Dorong Kebangkitan Tradisi Menulis Kitab
Sidang Dokter Tifa Kembali...
Sidang Dokter Tifa Kembali Digelar Hari Ini, Akankah Jokowi Datang?
Infografis
3 Masalah yang Membuat...
3 Masalah yang Membuat Conor McGregor Belum Kembali ke UFC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved