Kampanyekan Dokumen Abu Dhabi, Pimpinan Pemuda Lintas Iman Kunjungi Vatikan
Rabu, 21 Agustus 2024 - 22:38 WIB
loading...
A
A
A
Ketua Umum Pemuda Katolik Stefanus Asat Gusma menegaskan misi ini murni untuk merajut persaudaraan antarumat beragama, terlebih di Indonesia yang beragam.
"Sebagai umat Katolik dan warga Indonesia menegaskan ke-Katolikan dan Ke-Indonesiaan kami secara murni (100 persen) dan paralel. Perjalanan ke Vatikan ini saya anggap sebagai perjalanan misi persaudaraan sejati. Organisasi pemuda lintas iman mempertegas dan memperkuat nilai-nilai perdamaian dan toleransi yang diajarkan dan dicontohkan oleh Bapa Suci Paus dan Imam Al Azhar," kata Gusma.
Hal itu simbol yang harus terus dirawat dan ditumbuhkembangkan di setiap napas kehidupan oleh setiap insan.
Gusma menilai hal ini sesuai dengan poin ketiga Dokumen Abu Dhabi yang berbunyi 'Keadilan berdasarkan belas kasihan adalah jalan yang perlu diikuti untuk mencapai hidup bermartabat yang menjadi hak setiap manusia'.
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla mengungkapkan upaya menegakkan keadilan seiring dengan upaya membangun kesejahteraan sosial. Dua hal itu juga sangat dibutuhkan oleh dunia global yang penuh gejolak, konflik sosial dan kemiskinan.
"Generasi muda di dunia terlibat berpikir dan bekerja untuk menata semesta, menegakkan keadilan itu semua, membangun kemakmuran itu sesama," ujar Dzul.
Ketum Pemuda Hindu (Paradah) I Gede Ariawan mengungkapkan dalam Hindu ada ajaran Vasudhaiva Kutumbakam yang berarti ‘Dunia Adalah Satu Keluarga’.
"Sebagai umat Katolik dan warga Indonesia menegaskan ke-Katolikan dan Ke-Indonesiaan kami secara murni (100 persen) dan paralel. Perjalanan ke Vatikan ini saya anggap sebagai perjalanan misi persaudaraan sejati. Organisasi pemuda lintas iman mempertegas dan memperkuat nilai-nilai perdamaian dan toleransi yang diajarkan dan dicontohkan oleh Bapa Suci Paus dan Imam Al Azhar," kata Gusma.
Hal itu simbol yang harus terus dirawat dan ditumbuhkembangkan di setiap napas kehidupan oleh setiap insan.
Gusma menilai hal ini sesuai dengan poin ketiga Dokumen Abu Dhabi yang berbunyi 'Keadilan berdasarkan belas kasihan adalah jalan yang perlu diikuti untuk mencapai hidup bermartabat yang menjadi hak setiap manusia'.
Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dzulfikar Ahmad Tawalla mengungkapkan upaya menegakkan keadilan seiring dengan upaya membangun kesejahteraan sosial. Dua hal itu juga sangat dibutuhkan oleh dunia global yang penuh gejolak, konflik sosial dan kemiskinan.
"Generasi muda di dunia terlibat berpikir dan bekerja untuk menata semesta, menegakkan keadilan itu semua, membangun kemakmuran itu sesama," ujar Dzul.
Ketum Pemuda Hindu (Paradah) I Gede Ariawan mengungkapkan dalam Hindu ada ajaran Vasudhaiva Kutumbakam yang berarti ‘Dunia Adalah Satu Keluarga’.
Lihat Juga :