Dari Kamera Warga ke Arsip Negara: Jejak Sejarah yang Diukir Dian Rana
Jum'at, 17 Juli 2026 - 11:43 WIB
loading...
Foto: Doc. Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Di tengah derasnya arus konten digital yang silih berganti setiap hari, dokumentasi sering kali dipandang hanya sebagai konsumsi sesaat di media sosial. Namun, perjalanan seorang dokumentator asal Kalimantan Timur menunjukkan bahwa dokumentasi yang dilakukan secara konsisten dapat melampaui ruang digital dan menjadi bagian dari sejarah bangsa.
Dian Rana mencatatkan tonggak penting dalam pelestarian arsip nasional. Berdasarkan hasil verifikasi, penilaian, dan proses akuisisi yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Dian dikonfirmasi sebagai dokumentator independen pertama yang menyerahkan arsip pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai Arsip Statis yang dilestarikan di ANRI. Hal tersebut sebagaimana dinyatakan dalam Surat Keterangan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tertanggal 15 Juli 2026.
Pengakuan tersebut menjadi penanda bahwa dokumentasi yang lahir dari inisiatif masyarakat juga dapat memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari memori kolektif bangsa.
Atas konsistensinya mendokumentasikan berbagai peristiwa penting di Ibu Kota Nusantara, Dian juga menerima penghargaan Special Appreciation Independent Documenter dalam ajang Media Kaltim Network Appreciation Night 2026 yang digelar pada 14 Juli 2026.
CEO Media Kaltim Network, Agus Susanto, mengatakan penghargaan tersebut diberikan karena dokumentasi yang dihasilkan Dian telah memberikan kontribusi nyata terhadap perjalanan media tersebut.
Dian Rana mencatatkan tonggak penting dalam pelestarian arsip nasional. Berdasarkan hasil verifikasi, penilaian, dan proses akuisisi yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Dian dikonfirmasi sebagai dokumentator independen pertama yang menyerahkan arsip pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai Arsip Statis yang dilestarikan di ANRI. Hal tersebut sebagaimana dinyatakan dalam Surat Keterangan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) tertanggal 15 Juli 2026.
Pengakuan tersebut menjadi penanda bahwa dokumentasi yang lahir dari inisiatif masyarakat juga dapat memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari memori kolektif bangsa.
Atas konsistensinya mendokumentasikan berbagai peristiwa penting di Ibu Kota Nusantara, Dian juga menerima penghargaan Special Appreciation Independent Documenter dalam ajang Media Kaltim Network Appreciation Night 2026 yang digelar pada 14 Juli 2026.
CEO Media Kaltim Network, Agus Susanto, mengatakan penghargaan tersebut diberikan karena dokumentasi yang dihasilkan Dian telah memberikan kontribusi nyata terhadap perjalanan media tersebut.
Lihat Juga :