Wakapolri Larang Anggota Polisi Terinveksi Covid-19

Selasa, 25 Agustus 2020 - 18:09 WIB
loading...
Wakapolri Larang Anggota...
Wakapolri Larang Anggota Polisi Terinveksi Covid-19
A A A
JAKARTA - Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Gatot Eddy Pramono menginstruksikan agar internal Polri jangan ada yang terpapar Covid-19. Bahkan, dia akan melakukan evaluasi mendalam jika ditemukan adanya jajaran Polri yang meninggal dunia karena Corona.

“Saya sudah memerintahkan pak kapolda, salah satu bantu internal dululah. Internal polda berarti internal polres sampai dengan polsek-polsek, jangan sampai ada yang terpapar,” tandas Gatot ketika melakukan tinjauan ke Kota Depok, Selasa (25/8/2020). (Baca juga: 2.447 Kasus Baru, Total 157.859 Orang Positif Covid-19)

Gatot menegaskan, diharapkan tidak ada anggota yang meninggal dunia karena Covid-19. Karena itu, penerapan protokol kesehatan harus benar-benar dilakukan. “Saya sudah keras pak wali, kepada pak kapusdokkes, saya sampaikan kalau di jajaran itu sampai ada yang meninggal dunia karena Covid, saya akan evaluasi kabiddokkes-nya, kepala rumah sakitnya,” tandasnya. (Baca juga: Ini Syarat Vaksinasi Covid-19 Bisa Dilakukan)

Dia mengingatkan agar setiap warga betul-betul menerapkan protokol kesehatan di era kebiasaan baru. Bahkan, Wakapolri juga mengingatkan untuk selalu memakai masker. “Langkahnya adalah 3M benar-benar dilaksanakan. Yaitu mencuci tangan, menggunakan masker, dan menjaga jarak,” paparnya. (Baca juga: Jumlah Testing COVID-19 di Indonesia Baru 35,5% dari Standar WHO)

Seluruh langkah itu, lanjutnya, sangatlah penting untuk mencegah penyebaran virus. Namun yang terpenting adalah memakai masker jika sedang beraktivitas di luar. “Semua (3M) penting, tapi masker yang paling penting. Jangan sampai masker dilepas. Masker menjadi lifestyle, gaya hidup,” ujarnya.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Cerita Perjalanan Revisi...
Cerita Perjalanan Revisi UU Polri, Kapolri Singgung Aksi Demo Agustus Kelam
Sahroni: Dengan UU Polri...
Sahroni: Dengan UU Polri Baru, Transparansi Penegakan Hukum Akan Lebih Meningkat
Pakar Hukum: UU Polri...
Pakar Hukum: UU Polri yang Baru Akomodasi Kepentingan Masyarakat dan Kepolisian
Revisi UU Polri Disahkan...
Revisi UU Polri Disahkan Jadi Undang-Undang, Pelayanan Kepolisian Diharapkan Meningkat
Wamenkum Ungkap Alasan...
Wamenkum Ungkap Alasan Usia Pensiun Kapolri Bisa Diperpanjang
22 Pati dan Pamen Dimutasi...
22 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Polda Luar Jawa, Ada Irjen Pol hingga AKBP
Profil Brigjen Pol Arif...
Profil Brigjen Pol Arif Budiman, Kapolda Maluku Utara Lulusan Akpol 1994
Profil Brigjen Pol Nasri,...
Profil Brigjen Pol Nasri, Teman Seangkatan Kapolri Diangkat Menjadi Kapolda Sulteng
Rekomendasi
10 Pesepak Bola Terkaya...
10 Pesepak Bola Terkaya di Piala Dunia 2026
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Purbaya Sebut Efeknya Minim ke Ekonomi
Harga BBM dan LPG Subsidi...
Harga BBM dan LPG Subsidi Tak Naik Seperti Pertamax, Bahlil: Itu Perintah Presiden
Berita Terkini
Kapolri: Banyak Pejabat...
Kapolri: Banyak Pejabat Kirim WA Minta Titipan Lolos Akpol
Sidang Gugatan Muktamar...
Sidang Gugatan Muktamar PPP, Saksi Tergugat Dinilai Tidak Konsisten
Hasil Survei: Publik...
Hasil Survei: Publik Puas dengan Kinerja Prabowo-Gibran, Dukung Program MBG dan KDKMP
AI Juru Selamat atau...
AI Juru Selamat atau Kepunahan Pekerja Industri Kreatif?
Hakim Ingatkan Tersangka...
Hakim Ingatkan Tersangka Bea Cukai Tak Berdusta: Di Akhirat Nanti Masuk Neraka
Tersangka Kasus Bea...
Tersangka Kasus Bea Cukai Gunakan 'Dana Operasional' untuk Beli iPhone Istri
Infografis
19 Menteri Bergelar...
19 Menteri Bergelar S3, Prabowo Tagih Kepintarannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved