Ini Syarat Vaksinasi Covid-19 Bisa Dilakukan

Selasa, 25 Agustus 2020 - 17:54 WIB
loading...
Ini Syarat Vaksinasi...
FOTO/SINDOnews/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, ada proses dan tahapan yang harus dilalui dalam pengembangan vaksin Covid-19 . Tahap itu dilakukan untuk memastikan vaksin dapat digunakan.

“Kami perlu sampaikan bahwa pengembangan vaksin itu berawal dari pengembangan di laboratorium,” katanya saat konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (25/8/2020). (Baca juga: 2.447 Kasus Baru, Total 157.859 Orang Positif Covid-19)

Setelah itu dilakukan uji praklinis terhadap temuan di laboratorium. Kemudian dilanjutkan uji klinis yang terdiri dari fase I, II, dan III.
“Tentunya, vaksin akan digunakan apabila telah selesai melalui uji klinis termasuk fase III. Dan memberikan hasil yang baik dalam arti aman dan memiliki efektivitas memberikan kekebalan yang baik pada manusia,” ungkapnya. (Baca juga: Jumlah Testing COVID-19 di Indonesia Baru 35,5% dari Standar WHO)

Dia menegaskan bahwa vaksinasi Covid-19 bisa dilakukan jika tahapan dilakukan secara komplit dan hasilnya aman. “Kami perlu sampaikan bahwa vaksinasi bisa dilakukan apabila dengan vaksin yang sudah lulus uji komplit,” ujarnya. (Baca juga: DPR Apresiasi Upaya Menteri BUMN dan Menlu Hadirkan Vaksin Corona)

Seperti diketahui, Indonesia bekerja sama dengan perusahaan asal China, Sinovac sedang melakukan uji klinis tahap III. Tidak hanya itu, pemerintah juga telah mendapatkan komitmen 290 juta vaksin hingga akhir 2021.
(nbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Covid-19 Meningkat di...
Covid-19 Meningkat di Singapura, Thailand, dan Hong Kong, Kemenkes: Indonesia Aman
Alumni Relawan RSDC...
Alumni Relawan RSDC Wisma Atlet Hadiri Reuni dan Halalbihalal di Markas Marinir
Mitigasi Inklusif Kolaboratif...
Mitigasi Inklusif Kolaboratif Organisasi Jadi Model Ideal Hadapi Bencana Non Alam Pandemi
3 Orang Jadi Tersangka,...
3 Orang Jadi Tersangka, Kasus Pengadaan APD Covid-19 Rugikan Negara Rp319 Miliar
SBY Lapor ke Jokowi...
SBY Lapor ke Jokowi Jadi Penasihat Khusus Aliansi Sedunia Membasmi Malaria
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Dharma Pongrekun Sebut...
Dharma Pongrekun Sebut Pandemi Agenda Terselubung Asing, Ini Alasan Ridwan Kamil Tanya soal Covid-19
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Rekomendasi
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Mengancam Bumi, China...
Mengancam Bumi, China Siap Pindahkan Asteroid 2015 XF261
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
Mudah Dilakukan, Ini...
Mudah Dilakukan, Ini Cara Melihat Formasi CPNS dan PPPK 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved