Balitbang Kemenag Gelar Conference Xtra, Menag: Transformasi Digital Jadi Prioritas
Rabu, 14 Agustus 2024 - 13:59 WIB
loading...
Menag Yaqut Cholil Qoumas mengapresiasi penyelenggaraan Conference and Expose on Training (Conference Xtra) Badan Litbang dan Diklat Kemenag. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan Conference and Expose on Training (Conference Xtra) yang diselenggarakan Badan Litbang dan Diklat menjadi forum yang sangat terhormat. Karena kegiatan ini dihadiri oleh orang-orang yang bertugas mengembangkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).
“Mengembangkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) adalah tugas yang mulia, sebab dari SDM yang kompeten akan lahir ASN yang paham akan tugasnya. Dari SDM yang paham akan tugasnya akan lahir SDM yang melayani dengan baik, cepat, dan tepat,” ungkapnya saat memberikan arahan melalui video pada pembukaan Conference Xtra, Rabu (14/8/2024).
Gus Men mengapresiasi Badan Litbang dan Diklat dalam dua tahun terakhir. Menurutnya telah terjadi proses tranformasi yang signifikan terutama dalam aspek kediklatan, yakni dari skema tradisonal berbasis tatap muka ke pelatihan berbasis digital.
Baca juga: Menag: Orang Tak Mau Ada yang Berbeda, Dia Kurang Mendalami Agama
Hal tersebut, lanjut Gus Men, dibarengi dengan kompetensi widyaiswara agar lebih baik, agile, dan adaptif. “Transformasi digital menjadi salah satu program prioritas Kemenag. Ini adalah sebuah keniscayaan karena sumber daya manusia Kemenag sangat banyak, jumlahnya lebih dari 3,1 juta. Dengan kondisi demikian, tidak mungkin pelayanan pelatihan dilakukan secara manual,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Men mengapresiasi Conference Xtra yang mengusung tema “Impactful and Joyful Learning”. Menurut Gus Men, sudah seharusnya kerja dan program Balitbang Diklat Kemenag memberikan dampak bagi perubahan organisasi dan masyarakat secara umum, maka inisatif untuk memperluas akses pelatihan keagamaan bagi ormas keagamaan patut terus didukung.
Baca juga: 3 Jebolan Akmil 1993 Penyandang Pangkat Letnan Jenderal TNI, dari Kopassus dan Eks Pengawal Presiden
“Mengembangkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) adalah tugas yang mulia, sebab dari SDM yang kompeten akan lahir ASN yang paham akan tugasnya. Dari SDM yang paham akan tugasnya akan lahir SDM yang melayani dengan baik, cepat, dan tepat,” ungkapnya saat memberikan arahan melalui video pada pembukaan Conference Xtra, Rabu (14/8/2024).
Gus Men mengapresiasi Badan Litbang dan Diklat dalam dua tahun terakhir. Menurutnya telah terjadi proses tranformasi yang signifikan terutama dalam aspek kediklatan, yakni dari skema tradisonal berbasis tatap muka ke pelatihan berbasis digital.
Baca juga: Menag: Orang Tak Mau Ada yang Berbeda, Dia Kurang Mendalami Agama
Hal tersebut, lanjut Gus Men, dibarengi dengan kompetensi widyaiswara agar lebih baik, agile, dan adaptif. “Transformasi digital menjadi salah satu program prioritas Kemenag. Ini adalah sebuah keniscayaan karena sumber daya manusia Kemenag sangat banyak, jumlahnya lebih dari 3,1 juta. Dengan kondisi demikian, tidak mungkin pelayanan pelatihan dilakukan secara manual,” imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Gus Men mengapresiasi Conference Xtra yang mengusung tema “Impactful and Joyful Learning”. Menurut Gus Men, sudah seharusnya kerja dan program Balitbang Diklat Kemenag memberikan dampak bagi perubahan organisasi dan masyarakat secara umum, maka inisatif untuk memperluas akses pelatihan keagamaan bagi ormas keagamaan patut terus didukung.
Baca juga: 3 Jebolan Akmil 1993 Penyandang Pangkat Letnan Jenderal TNI, dari Kopassus dan Eks Pengawal Presiden
Lihat Juga :