Projo Ingatkan Wacana KIM Plus Tak Dijadikan Transaksi Kursi Kabinet

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 17:01 WIB
loading...
Projo Ingatkan Wacana...
Bendahara Umum DPP Projo, Panel Barus dalam konferensi pers di Kantor DPP Projo, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2024). FOTO/REFI SANDI
A A A
JAKARTA - Wacana pembentukan Koalisi Indonesia Maju ( KIM) Plus dalam Pilkada Jakarta 2024 dinilai sebagai hal positif bagi Indonesia. Dibutuhkan suatu lompatan bangsa dengan konsolidasi besar dalam pemerintahan Indonesia ke depan.

Hal ini disampaikan Bendahara Umum DPP Projo, Panel Barus menanggapi bergabungnya PKS, PKB, dan Partai NasDem ke dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM). Menurutnya, wacana KIM Plus sejalan dengan apa yang menjadi pandangan Projo bahwa bangsa Indonesia butuh sebuah komitmen konsolidasi besar ke depan.

"Projo sejak sebelum Musra sudah berpikir bahwa bangsa ini butuh sebuah konsolidasi besar kalau bangsa ini mau lompat maju, karena syarat dari sebuah lompatan kemajuan bangsa adalah persatuan nasional, tanpa persatuan nasional tak mungkin ada lompatan sebuah bangsa. Jadi wacana KIM Plus ini adalah bagian dari konsolidasi besar bangsa ini yang harus didukung," kata Panel di Kantor DPP Projo, Pancoran, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2024).



Projo mengingatkan partai politik yang hendak bergabung dalam KIM Plus harus menyamakan pandangan untuk persatuan nasional mencapai Indonesia Emas 2045. Ia mewanti-wanti agar wacana konsolidasi menjadi KIM Plus usai Pilpres dan Pileg 2024 tak dijadikan sebagai transaksi kursi kabinet.

"Jadi DPP Projo mengingatkan kepada teman teman parpol yang ingin bergabung dalam KIM Plus supaya kesadaran bergabungnya adalah karena Indonesia harus bersatu mencapai Indonesia Emas 2045 bukan karena transaksi kursi kabinet," katanya.

Baca juga: Anies Terancam Diceraikan PKS, PDIP Masih Wait and See
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rismon Minta Maaf ke...
Rismon Minta Maaf ke Jokowi, Projo Tak Ingin Ada Narasi Adu Domba
Roy Suryo Cs Minta Kasus...
Roy Suryo Cs Minta Kasus Ijazah Jokowi Dihentikan, Sekjen Projo: Mereka Putus Asa Kali ya
Projo: Wacana Mediasi...
Projo: Wacana Mediasi Jokowi dengan Roy Suryo Cs Sulit Diwujudkan
Roy Suryo Cs Belum Ditahan,...
Roy Suryo Cs Belum Ditahan, Freddy Projo: Penyidik Punya Pertimbangan Profesional
Rencana Ketum Projo...
Rencana Ketum Projo Budi Arie Gabung Gerindra Ditolak Tidar
Wapres Gibran Tak Masalah...
Wapres Gibran Tak Masalah Budi Arie Bakal Gabung Partai Gerindra
Sekjen Projo Diperiksa...
Sekjen Projo Diperiksa Polda Metro Jaya terkait Kelengkapan Berkas Perkara Ijazah Jokowi
Nama Budi Arie Disebut...
Nama Budi Arie Disebut dalam Dakwaan JPU di Kasus Judi Online
KPU Jakarta Kembalikan...
KPU Jakarta Kembalikan Dana Hibah Pilkada 2024 Rp448,1 Miliar ke Pemprov DKI
Rekomendasi
Meta Akui Chatbot AI...
Meta Akui Chatbot AI Menyebabkan Ribuan Akun Instagram Diretas
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Berita Terkini
Prabowo Tegaskan Politik...
Prabowo Tegaskan Politik Bebas Aktif saat Bertemu 8 Dubes di Istana
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved