Perkuat Sinergitas, Kompolnas Diharapkan Miliki Komisioner Paham Dunia Usaha
Kamis, 08 Agustus 2024 - 14:51 WIB
loading...
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani berharap Kompolnas memiliki komisioner yang paham dunia usaha. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) diharapkan memiliki Komisioner dari tokoh masyarakat yang mewakili dunia usaha serta memahami practical business issues. Hal itu penting agar terjadi sinergitas antara Polri, Kompolnas, dan dunia usaha.
Pernyataan itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menanggapi pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Kompolnas, periode 2024-2028, terkait 36 nama calon yang lolos seleksi tes kesehatan, pada 7 Agustus 2024.
“Kompolnas sebaiknya mempunyai Komisioner yang mengerti practical issues di dunia usaha, sehingga terbina sinergisitas yang baik antara Polri, dunia usaha, dan Kompolnas,” kata Shinta di Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Baca juga: Pansel: 36 Peserta Calon Anggota Kompolnas Lolos Tes Kesehatan, Terbanyak Dosen
Shinta mengatakan, kehadiran perwakilan dunia usaha di Kompolnas sebagai Komisioner sangat diperlukan karena akan membantu memastikan bahwa fungsi Polri dalam memberikan perlindungan keamanan dan ketertiban yang sangat dibutuhkan untuk pertahanan dan pembangunan ekonomi bangsa.
Shinta mencontohkan, sinergi antara dunia usaha, Polri, dan Kompolnas akan langsung bisa meningkatkan jumlah “polisi” di masyarakat. Saat ini polisi ada sekitar 450,000 personel. Dunia usaha mempunyai sekitar 1,6 juta personel penjaga keamanan dalam bentuk Satuan Pengamanan (Satpam).
Pernyataan itu diungkapkan Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menanggapi pengumuman Panitia Seleksi (Pansel) Anggota Kompolnas, periode 2024-2028, terkait 36 nama calon yang lolos seleksi tes kesehatan, pada 7 Agustus 2024.
“Kompolnas sebaiknya mempunyai Komisioner yang mengerti practical issues di dunia usaha, sehingga terbina sinergisitas yang baik antara Polri, dunia usaha, dan Kompolnas,” kata Shinta di Jakarta, Kamis (8/8/2024).
Baca juga: Pansel: 36 Peserta Calon Anggota Kompolnas Lolos Tes Kesehatan, Terbanyak Dosen
Shinta mengatakan, kehadiran perwakilan dunia usaha di Kompolnas sebagai Komisioner sangat diperlukan karena akan membantu memastikan bahwa fungsi Polri dalam memberikan perlindungan keamanan dan ketertiban yang sangat dibutuhkan untuk pertahanan dan pembangunan ekonomi bangsa.
Shinta mencontohkan, sinergi antara dunia usaha, Polri, dan Kompolnas akan langsung bisa meningkatkan jumlah “polisi” di masyarakat. Saat ini polisi ada sekitar 450,000 personel. Dunia usaha mempunyai sekitar 1,6 juta personel penjaga keamanan dalam bentuk Satuan Pengamanan (Satpam).
Lihat Juga :