Menko Hadi Temukan Indikasi Pengerahan Anak-anak di Kampanye Pilkada 2024
Selasa, 30 Juli 2024 - 15:01 WIB
loading...
Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto menyebut sudah ada indikasi pengerahan anak-anak untuk kampanye pada penyelenggaraan Pilkada 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Hadi Tjahjanto menyebut sudah ada indikasi pengerahan anak-anak untuk kampanye pada penyelenggaraan Pilkada 2024 . Hadi mendapatkan laporan tersebut dari daerah.
“Kemarin saya juga bertemu dengan beberapa tokoh karena di daerah juga mulai ada, baru indikasi, tapi ada itu menggunakan anak-anak melakukan kampanye,” ujar Hadi dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Selasa (30/7/2024).
Baca juga: Menko Polhukam Berharap Panglima TNI dan Kapolri Tak Lakukan Mutasi hingga Pilkada 2024 Selesai
Hadi pun meminta agar aparat TNI dan Polri harus mencegah agar tidak ada pengerahan anak-anak dalam kampanye di Pilkada 2024 pada November mendatang. “Nanti dari aparat TNI dan Polri harus menghindari ini," ucapnya.
Lebih lanjut, Hadi mengingatkan untuk tidak menggunakan anak-anak di bawah umur apalagi banyak yang terpapar judi online. Sehingga, akan mempermudah anak-anak di bawah umur untuk diberi iming-iming imbalan uang agar ikut kampanye yang nantinya digunakan untuk judi online.
“Kemarin saya juga bertemu dengan beberapa tokoh karena di daerah juga mulai ada, baru indikasi, tapi ada itu menggunakan anak-anak melakukan kampanye,” ujar Hadi dalam Rapat Koordinasi Kesiapan Penyelenggaraan Pilkada Serentak Tahun 2024 wilayah Bali dan Nusa Tenggara, Selasa (30/7/2024).
Baca juga: Menko Polhukam Berharap Panglima TNI dan Kapolri Tak Lakukan Mutasi hingga Pilkada 2024 Selesai
Hadi pun meminta agar aparat TNI dan Polri harus mencegah agar tidak ada pengerahan anak-anak dalam kampanye di Pilkada 2024 pada November mendatang. “Nanti dari aparat TNI dan Polri harus menghindari ini," ucapnya.
Lebih lanjut, Hadi mengingatkan untuk tidak menggunakan anak-anak di bawah umur apalagi banyak yang terpapar judi online. Sehingga, akan mempermudah anak-anak di bawah umur untuk diberi iming-iming imbalan uang agar ikut kampanye yang nantinya digunakan untuk judi online.
Lihat Juga :