Wamenhan Didampingi Haji Isam Pantau Kedatangan Ekskavator untuk Proyek Lumbung Pangan

Senin, 29 Juli 2024 - 23:59 WIB
loading...
Wamenhan Didampingi...
Wamenhan Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra didampingi Haji Isam memantau langsung proses bongkar ekskavator di Distrik Ilwayab Wanam, Merauke, Papua Selatan, Senin (29/7/2024). Foto/Istimewa
A A A
MERAUKE - Ribuan pesanan ekskavator Andi Syamsudin Arsyad alias Haji Isam dari China, tiba secara bertahap di Distrik Ilwayab Wanam, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Senin (29/7/2024). Kedatangan pesanan ekskavator Haji Isam dari China ini merupakan komitmen menjalankan tugas negara mengerjakan proyek lumbung pangan di Merauke, Papua Selatan.

Ribuan pesanan ekskavator datang menggunakan tongkang Liana LXXIX, puluhan alat berat bermerk Sany berhasil disandarkan di dermaga PT Dwi Karya, Wanam. Puluhan alat berat ini akan digunakan untuk mendukung progam pemerintah dalam hal Ketahanan Pangan Nasional, percetakan sawah, 1 juta hektare di Merauke.

Baca juga: Panglima TNI Mutasi 256 Perwira Tinggi, Ini Nama-namanya

Turut hadir, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Letjen TNI (Purn) Muhammad Herindra bersama pejabat utama TNI-Polri Wilayah Merauke. Herindra bersama Haji Isam memantau langsung proses bongkar puluhan alat berat tersebut.

Bagi Haji Isam keberhasilan program cetak sawah adalah tanggung jawab besar dari negara. Oleh karena itu, proses bongkar alat berat yang menjadi sarana pendukung utama untuk program cetak sawah tersebut dipantaunya secara langsung.

“Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya. Dalam benak saya, bagaimana gagasan cetak sawah satu juta hektare ini bisa terealisasi dan berhasil dalam tiga tahun tanpa berpikir untung rugi. Selain itu, saya berharap gagasan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto ini juga bisa menciptakan lapangan kerja sebanyak-banyaknya bagi masyarakat Papua,” ujar Haji Isam.

Sebelumnya, Haji Isam diberitakan memborong 2.000 unit ekskavator dari produsen alat berat dari China, SANY Group. Ribuan ekskavator tersebut akan digunakan untuk mendukung proyek pertanian dalam negeri.

Penandatanganan MoU dilakukan langsung oleh pemilik Jhonlin Group, Haji Isam di Shanghai, China. Penandatangan MoU itu didampingi oleh Timothy Savitri selaku partner dari Jhonlin Group.

Ekskavator SANY SY215C-9 memiliki kapasitas 21,5 ton dan cocok untuk pekerjaan yang lebih berat terutama sektor pertanian. Harga ekskavator SANY SY215C-9 baru sekitar Rp1,7-2,3 miliar sedangkan harga bekas berkisar antara Rp700 juta hingga Rp1 miliar tergantung pada tahun produksi dan kondisi mesin.

Baca juga: Jenderal Agus Subiyanto Mutasi 24 Mayjen TNI AD, Nomor 1 dan 2 Tembus Bintang Tiga

Diperkirakan nilai 2.000 ekskavator yang dipesan oleh Jhonlin Group dari produsen alat berat SANY berkisar Rp4 triliun. Pesanan 2.000 ekskavator dengan Jhonlin Group dari SANY ini merupakan yang terbesar di dunia untuk ekskavator.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Komisi IV DPR Sebut...
Komisi IV DPR Sebut PSN Wanam Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Wamenhan Perkirakan...
Wamenhan Perkirakan 4 Ribu ASN Jalani Latihan Komcad pada Akhir April
Al-Azhar Kairo Puji...
Al-Azhar Kairo Puji Peran Presiden Prabowo dan Haji Isam Cetak Ulama Wasathiyah
PKB Desak Pemerintah...
PKB Desak Pemerintah Gerak Cepat Atasi Banjir demi Selamatkan Lumbung Pangan Nasional
Belajar dari Bencana...
Belajar dari Bencana Sumatera, Prabowo Minta Kepala Daerah Siapkan Lumbung Desa
Wamenhan Terima Kunjungan...
Wamenhan Terima Kunjungan Panglima Angkatan Bersenjata Australia
Tokoh Perempuan Adat...
Tokoh Perempuan Adat Merauke Mama Sinta Dukung PSN di Papua Selatan
Bupati Hasbi Tegaskan...
Bupati Hasbi Tegaskan Lebak Siap Jadi Lumbung Pangan Nasional
PSN Lumbung Pangan di...
PSN Lumbung Pangan di Papua Harus Tetap Jalan untuk Wujudkan Ketahanan Pangan
Rekomendasi
Aturan Tutup Mulut FIFA...
Aturan Tutup Mulut FIFA Kembali Makan Korban
Jajang C Noer Sebut...
Jajang C Noer Sebut Nadiem Makarim Tak Bersalah, Kritik Vonis 10 Tahun Penjara
MICoCS 2026: Akademisi...
MICoCS 2026: Akademisi Dunia Kupas Tantangan AI bagi Industri Media dan Komunikasi
Berita Terkini
Analisa Hukum Putusan...
Analisa Hukum Putusan Perkara Nadiem Makarim
HUT Bhayangkara: Mampukah...
HUT Bhayangkara: Mampukah Polri Melindungi Kritik Tanpa Mengkriminalisasi Warga?
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Prabowo Potong Tumpeng dan Serahkan ke Kapolri
Gerindra: Komunikasi...
Gerindra: Komunikasi Prabowo dengan Jokowi Baik-Baik Aja
Gus Falah: HUT ke-80...
Gus Falah: HUT ke-80 Bhayangkara Momentum Perkuat Kedekatan Polri dengan Rakyat
Forum GPI4 di Peru,...
Forum GPI4 di Peru, Indonesia Tegaskan Komitmen Lindungi Gambut Dunia
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved