alexametrics

Tahun Ini 180 Ribu CPNS Siap Kerja di 601 Instansi

loading...
Tahun Ini 180 Ribu CPNS Siap Kerja di 601 Instansi
Tahun ini sebanyak 180 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) siap bertugas di seluruh Indonesia. CPNS tersebut merupakan hasil seleksi pada tahun 2018 lalu. Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Dok
A+ A-
JAKARTA - Tahun ini sebanyak 180 ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) siap bertugas di seluruh Indonesia. CPNS tersebut merupakan hasil seleksi pada tahun 2018 lalu.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Syafruddin mengungkapkan bahwa formasi yang disediakan pada tahun 2018 adalah 238.015.

"Formasi untuk 76 kementerian/lembaga dan 525 pemerintah daerah. Dan terisi sebanyak 180.624," kata Syafruddin di Istora Senayan Jakarta, Rabu 24/7/2019.



Dia mengatakan dari 180.624, sebanyak 164.783 diisi dari formasi umum. Lalu sisanya 15.841 berasal dbari formasi khusus.

"Formasi khusus terdiri atas 6.307 formasicumlaude, 1.808 disabilitas, 604 putra-putri Papua/Papua Barat, 23 diaspora, 287 olahragawan berprestasi internasional, dan 6.812 tenaga honorer K2," ungkapnya.

Lebih lanjut Syafruddin mengungkapkan, jumlah total PNS hingga 30 Juni 2019 sebanyak 4.287.526. Dimana 49% adalah laki-laki, 51% lainnya perempuan.

"Dari jumlah tersebut PNS kita masih didominasi oleh jabatan administrasi sebesar 39%. Lalu guru sebanyak 35%, jabatan fungsional teknis termasuk tenaga kesehatan 15%, dan struktural 11%," paaparnya.

(Baca juga: Terjerat Korupsi, 3.240 PNS Diberhentikan dengan Tidak Hormat)

Dalam kesempatan itu Mantan Wakapolri itu mengatakan bahwa pemerintah terus menggenjot peningkatan kualitas aparatur sipil negara (ASN). Hal ini dilakukan agar untuk membentuk generasi smart ASN.

"Smart ASN akan menjadi digital talent dan digital leader seluruh lini terdepan pelayanan pemerintahan," ujarnya.

Dia mengatakan untuk mencapai struktur ideal ASN perlu didukung dikembangkan manajemen talenta nasional. Manajemen talenta institusional dari seluruh instansi diintegrasikan untuk membentuk talent pool nasional.

"Untuk kemudian diselaraskan dengan manajemen talenta korporasi. Sehingga memungkinkan mobilisasi talenta lintas sektor, baik publik maupun privat, yang fokus dan prioritas mengungkit pembangunan pusat maupun daerah," pungkasnya.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak