alexametrics

Koalisi Jokowi-Ma'ruf Amin Tidak Butuh Gerbong Besar

loading...
Koalisi Jokowi-Maruf Amin Tidak Butuh Gerbong Besar
Dewan Syura DPP PKB, Maman Imanulhaq menyebut koalisi parpol Jokowi-Ma'ruf Amin tidak butuh gerbong besar. Foto/SINDOnews
A+ A-
JAKARTA - Dewan Syura DPP PKB, Maman Imanulhaq menilai pertemuan dua tokoh Joko Widodo-Prabowo Subianto di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta pada Sabtu,13 Juli lalu dilakukan secara sengaja.

Menurutnya, Jokowi sengaja janjian dengan Prabowo di Stasiun MRT karena ingin menyampaikan makna secara simbolis bahwa keduanya tetap pada satu rel yang sama yakni menjaga konstitusi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Pancasila.

Tapi meski berjalan pada rel yang sama, kata Maman, antara Jokowi dengan Prabowo cukup berada pada gerbongnya masing-masing. "Jadi pesan di MRT itu adalah semacam pesan simbolik Jokowi bahwa kita satu rel menjaga konstitusi NKRI, Pancasila, dan gerbong kita tetap berbeda. Ada gerbong di eksekutif, ada gerbong di oposisi," ujar Maman dalam diskusi Polemik MNC Trijaya Network dengan tajuk Ngebut Munas Parpol Jelang Kabinet Baru, di d'Consulate Resto, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2019).



Maman juga menyebut bahwa koalisi partai politik Joko Widodo-Ma'ruf Amin tak butuh gerbong besar, apalagi mengakomodasi oposisi masuk ke dalam gerbong pemerintah. "Karena sebetulnya kita tidak butuh gerbong besar bareng-bareng, tapi yang betul-betul satu rel dengan gerbong yang berbeda," jelasnya.
(sco)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak