Ketum Muhammadiyah: Proses Pilkada 2024 Harus Transparan dan Akurat
Senin, 22 Juli 2024 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Kalau hanya untuk mencari kekuasaan dan keuntungan materi di balik kekuasaan itu harus diluruskan niatnya. Karena nanti jika tidak tercapai niatnya, dapat memberi peluang dalam menyalahgunakan kekuasaan. “Jadi saya percaya kepada calon pemimpin daerah untuk benar-benar diniati sebagai tugas kenegaraan,"kata dia.
Baca juga: Daftar Panglima TNI yang Menjabat di Masa 2 Presiden Berbeda, Nomor 1 Ajudan Presiden Soeharto
Menurutnya, para pendiri bangsa berjuang untuk Republik ini dengan nyawa dan darah, sangat keliru jika calon pemimpin dari tingkat pusat hingga daerah itu niatnya untuk mecari kekuasaan dan materi. Setiap pemimpin daerah yang terpilih nantinya harus sudah selesai dengan dirinya, sebab jika tidak selesai dengan dirinya yang akan ditaruhkan adalah rakyat, dan sumber daya alam yang ada di daerahnya.
Terakhir, Haedar juga berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. Semua pihak harus belajar berdemokrasi dengan bertanggung jawab, sehingga diharapkan untuk tidak golput.
Dalam memilih calon pemimpin, Haedar mengimbau agar masyarakat jangan asal memilih. Masyarakat diimbau untuk memilih dengan seksama dan jangan karena ada faktor tertentu. “Pilih yang bisa memimpin di daerah itu, warga harus semakin cerdas dan bertanggung jawab dalam memilih, agar bangsa ini dapat naik tingkat menjadi bangsa yang maju,” kata Haedar.
Baca juga: Daftar Panglima TNI yang Menjabat di Masa 2 Presiden Berbeda, Nomor 1 Ajudan Presiden Soeharto
Menurutnya, para pendiri bangsa berjuang untuk Republik ini dengan nyawa dan darah, sangat keliru jika calon pemimpin dari tingkat pusat hingga daerah itu niatnya untuk mecari kekuasaan dan materi. Setiap pemimpin daerah yang terpilih nantinya harus sudah selesai dengan dirinya, sebab jika tidak selesai dengan dirinya yang akan ditaruhkan adalah rakyat, dan sumber daya alam yang ada di daerahnya.
Terakhir, Haedar juga berpesan kepada masyarakat untuk menggunakan hak pilih dengan sebaik-baiknya. Semua pihak harus belajar berdemokrasi dengan bertanggung jawab, sehingga diharapkan untuk tidak golput.
Dalam memilih calon pemimpin, Haedar mengimbau agar masyarakat jangan asal memilih. Masyarakat diimbau untuk memilih dengan seksama dan jangan karena ada faktor tertentu. “Pilih yang bisa memimpin di daerah itu, warga harus semakin cerdas dan bertanggung jawab dalam memilih, agar bangsa ini dapat naik tingkat menjadi bangsa yang maju,” kata Haedar.
(cip)
Lihat Juga :