Bimas dan Majelis Keagamaan Buddha Satukan Langkah Petakan Potensi Konflik di Indonesia

Sabtu, 20 Juli 2024 - 12:36 WIB
loading...
Bimas dan Majelis Keagamaan...
Bimas Buddha bersama Majelis Keagamaan Buddha Indonesia bersinergi dalam menyuarakan kedamaian melalui Pembahasan Strategi Pemetaan Potensi Konflik Keagamaan di Gedung Kemenag, Jakarta, Jumat (19/7/2024). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Bimas Buddha bersama Majelis Keagamaan Buddha Indonesia bersinergi dalam menyuarakan kedamaian melalui Pembahasan Strategi Pemetaan Potensi Konflik Keagamaan. Kegiatan digelar di Gedung Kementerian Agama, Jakarta, Jumat (19/7/2024).

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Supriyadi mengatakan, pemetaan potensi konflik sangat penting dalam mengidentifikasi kemungkinan terjadinya konflik internal umat Buddha atau antara umat Buddha dengan umat pemeluk agama lainnya.

Baca juga: Ditjen Bimas Hindu Luncurkan 4 Aplikasi Layanan Digital

Untuk menanggulangi potensi konflik di masyarakat perlu dilakukan upaya strategis dan terukur agar dapat mencapai sasaran yang lebih luas, saling bekerja sama semua pihak dalam melindungi serta melayani umat.

“Kalau bergerak sendiri-sendiri tentu tidak akan dapat menjangkau secara luas, sementara ini kan tentu harus dapat membangun rasa empati maupun simpati ataupun satu kesatuan di antara kita. Kita semua punya tanggung jawab yang besar dalam melindungi dan melayani umat,” ungkapnya.

Bimas Buddha bekerja sama dengan Dharmapala Nusantara dan Forum Aktivis Buddhis Bersatu (DNFABB) akan berupaya dalam penanggulangan dan mitigasi dengan menggunakan aplikasi inovatif bernama Jaman Dharma (Jaring Pengaman Masyarakat Buddha).

DNFABB menjadi wadah strategis dalam layanan literasi hukum dan juga perlindungan umat Buddhis ketika ada persoalan di masyarakat. Harapannya, ke depan melalui pelatihan relawan dan paralegal atas kerja sama dengan DNFABB dapat terbangun sebuah sinergitas yang kuat untuk melindungi dan mengadvokasi umat Buddha di Indonesia.

Ketua Umum Dharmapala Nusantara dan Forum Aktivis Buddhis Bersatu (DNFABB) Kevin Wu mengatakan, ada sistem peringatan dini untuk umat Buddha melalui program Jaman Dharma dan hal ini untuk bersama-sama mendapatkan dukungan dari kita semua.

Untuk sistem peringatan dini ini sejalan dengan Keputusan Menteri Agama Nomor 332 Tahun 2023 tentang Sistem Peringatan Dini Konflik Sosial Berdemensi Keagamaan dan Dharmapala Nusantara bekerja sama dengan Ditjen Bimas Buddha akan melakukan pelatihan kepemimpinan paralegal.

“Latihan ini untuk memberikan pemahaman dan pendidikan terkait mitigasi potensi konflik yang ada di lapangan,” ucapnya.

Tokoh Agama Buddha Sugiyanto mengajak semua pihak fokus pada advokasi dan penghormatan kepada agama Buddha. Baginya dukungan dan kebersamaan itu perlu dilakukan.

Pembahasan Strategi Pemetaan Potensi Konflik Keagamaan dihadiri 50 peserta yakni para Ketua Majelis Keagamaan Buddha di Indonesia.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Rekomendasi
Davina Karamoy Dicecar...
Davina Karamoy Dicecar 30 Pertanyaan Terkait Kasus Hanania Travel
Ini Amalan Terbaik bagi...
Ini Amalan Terbaik bagi Wanita Haid dan Nifas di Bulan Muharram
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Berita Terkini
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved