Kerusuhan Bangladesh, Kemlu Pastikan Kondisi WNI Aman
Jum'at, 19 Juli 2024 - 19:02 WIB
loading...
Terjadi kerusuhan di Bangladesh ketika mahasiswa membakar kantor televisi negara. Foto/Via The Nation
A
A
A
JAKARTA - Terjadi kerusuhan di Bangladesh ketika mahasiswa Bangladesh membakar kantor televisi negara, Kamis (18/7/2024). Peristiwa ini terjadi sehari setelah Perdana Menteri (PM) Sheikh Hasina muncul di televisi tersebut, untuk berusaha meredakan bentrokan yang meningkat, menewaskan sedikitnya 32 orang.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan KBRI Dhaka memantau dari dekat situasi keamanan di Bangladesh, selama berlangsungnya demonstrasi yang menuntut penghapusan sistem kuota penerimaan pegawai negeri. Demonstrasi tersebut telah mempengaruhi akses transportasi umum dan mengalibatkan korban jiwa.
Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu, Judha Nugraha mengatakan, pihaknya telah menjalin kontak dengan para WNI di Bangladesh. Hingga kini ratusan WNI dalam keadaan aman dan selamat.
Baca juga: Bangladesh Rusuh, Mahasiswa Bakar Stasiun TV Negara dan 32 Orang Tewas
"KBRI Dhaka telah menjalin kontak dengan para WNI di Bangladesh. Hingga saat ini kondisi mereka tetap aman dan selamat," kata Judha dalam keterangannya, Jumat (19/7/2024).
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan KBRI Dhaka memantau dari dekat situasi keamanan di Bangladesh, selama berlangsungnya demonstrasi yang menuntut penghapusan sistem kuota penerimaan pegawai negeri. Demonstrasi tersebut telah mempengaruhi akses transportasi umum dan mengalibatkan korban jiwa.
Direktur Pelindungan Warga Negara Indonesia (WNI) Kemlu, Judha Nugraha mengatakan, pihaknya telah menjalin kontak dengan para WNI di Bangladesh. Hingga kini ratusan WNI dalam keadaan aman dan selamat.
Baca juga: Bangladesh Rusuh, Mahasiswa Bakar Stasiun TV Negara dan 32 Orang Tewas
"KBRI Dhaka telah menjalin kontak dengan para WNI di Bangladesh. Hingga saat ini kondisi mereka tetap aman dan selamat," kata Judha dalam keterangannya, Jumat (19/7/2024).
Lihat Juga :