Bumi Kelebihan Populasi Enam Miliar Manusia
Jum'at, 12 Juli 2024 - 05:09 WIB
loading...
A
A
A
Tingkat Kelahiran Anjlok
Keresahan akan nasib bumi akibat over populasi telah jadi perhatian sejak lama. Thomas Malthus, seorang pendeta berkebangsan Inggris menuliskan keresahannya terhadap populasi manusia yang semakin banyak dalam bukunya yang terkenal, An Essay on the Principle of Population, Buku tersebut diterbitkan pada 1798, saat itu jumlah manusia di bumi baru sebanyak 800 juta orang. Ia memulai dengan dua pengamatan penting, semua orang perlu makan dan mereka suka berhubungan seks.
Dalam buku tersebut Malthus pun mengambil kesimpulan "Populasi, yang tidak dikendalikan, akan meningkat dalam rasio geometris. Sementara penghidupan meningkat hanya dalam rasio aritmatika. Jika Anda memahami angka, kekuatan pertama akan lebih besar dibandingkan dengan yang kedua," tulis Malthus.
Apa yang disampaikannya itu kini dikenal dengan Teori Malthus. Pertambahan jumlah penduduk lebih cepat dibandingkan dengan pertambahan produksi pangan. Teori ini pun masih relevan hingga kini, buktinya jumlah manusia di Bumi telah mengalami over populasi dan banyak negara mengalami krisis pangan.
baca juga: Bagaimana Populasi Dunia pada 2050?
Keresahan akan nasib bumi akibat over populasi telah jadi perhatian sejak lama. Thomas Malthus, seorang pendeta berkebangsan Inggris menuliskan keresahannya terhadap populasi manusia yang semakin banyak dalam bukunya yang terkenal, An Essay on the Principle of Population, Buku tersebut diterbitkan pada 1798, saat itu jumlah manusia di bumi baru sebanyak 800 juta orang. Ia memulai dengan dua pengamatan penting, semua orang perlu makan dan mereka suka berhubungan seks.
Dalam buku tersebut Malthus pun mengambil kesimpulan "Populasi, yang tidak dikendalikan, akan meningkat dalam rasio geometris. Sementara penghidupan meningkat hanya dalam rasio aritmatika. Jika Anda memahami angka, kekuatan pertama akan lebih besar dibandingkan dengan yang kedua," tulis Malthus.
Apa yang disampaikannya itu kini dikenal dengan Teori Malthus. Pertambahan jumlah penduduk lebih cepat dibandingkan dengan pertambahan produksi pangan. Teori ini pun masih relevan hingga kini, buktinya jumlah manusia di Bumi telah mengalami over populasi dan banyak negara mengalami krisis pangan.
baca juga: Bagaimana Populasi Dunia pada 2050?
Lihat Juga :