Tentang Pernikahan Orang Tionghoa dengan Orang Indonesia

Senin, 08 Juli 2024 - 05:17 WIB
loading...
A A A
Kinanti lebih tertarik untuk membantu di toko daripada meneruskan sekolah. Meski Kinanti tidak ingin melanjutkan sekolah, namun kedua orangtuanya ingin ia menjadi sarjana. Maka Kinanti memutuskan untuk bersekolah di Solo. Di kota inilah ia bertemu dengan Pandu Buana Widyanata (Ng Tiong Bik).

Kinanti yang mempunyai cita-cita membuat usaha jamu merasa cocok dengan Pandu. Apalagi keluarga Pandu adalah keluarga yang usahanya adalah jual beli rempah-rempah. Kinanti bermimpi bahwa ia bisa bekerja membantu usaha keluarga Pandu dan mengembangkan usaha dengan membuat jamu sendiri. Kinanti memutuskan untuk berhenti kuliah dan menikah dengan Pandu.

Namun cita-cita Kinanti harus bertabrakan dengan kenyataan. Cik Tanti, kakak perempuan Pandu tidak mengijinkan Kinanti membantu usaha rempah. Cik Tanti memang tidak menyukai Kinanti karena alasan ia bukan perempuan Tionghoa. Selain Kinanti tidak diijinkan bekerja di perusahaan keluarga, Pandu yang bekerja di perusahaan keluarga digaji sangat kecil.

Penghasilan yang kecil ini membuat Kinanti bertekad membantu ekonomi keluarganya. Mula-mula ia berupaya membuat jamu. Namun usaha ini dihalangi oleh Cik Tanti. Akhirnya Kinanti mendirikan toko kelontong kecil. Ia menjual emas tabungannya sebagai modal mendirikan toko kelontong. Sejak itu Kinanti patah hati dan melupakan cita-citanya mendirikan usaha jamu.

Kehidupan keluarga Pandu sangat tergantung dari usaha keluarga yang dikelola oleh Cik Tanti. Termasuk biaya kuliah Arumi, anak Pandu dengan Kinanti. Cik Tanti yang tidak menikah meminta semua keponakannya memanggilnya mami. Cik Tanti yang tidak suka dengan Kinanti, membedakan perlakuan dukungan pembiayaan Arumi dengan keponakan-keponakannya yang lain. Dukungan keuangan kepada Arumi sangat dibatasi. Arumi harus bekerja sambil kuliah. Ia berjualan baju yang dibelinya di Solo dan dijual di Jakarta.

baca juga: Sastra Melayu Tionghoa, Asing di Negeri Sendiri

Kejadian Kinanti sakit membuat Arumi menyadari bahwa keluarga besar ayahnya pilih kasih. Arumi memilih untuk cuti kuliah dan merawat ibunya. Keputusan cuti kuliah ini membuat Cik Tanti marah dan mengancam untuk memberhentikan dukungan keuangan kepada Arumi. Namun Arumi bertekad untuk merawat ibunya.

Melalui sebuah kunjungan ke Wonosobo, Arumi tahu bahwa sang ibu – Kinanti, mempunyai cita-cita untuk mengembangkan usaha jamu. Dilandasi kepada penderitaan ibunya dan dendam kepada perlakuan keluarga ayahnya, Arumi bertekad untuk melanjutkan cita-cita ibunya. Arumi berhasil membangun usaha jamu.

Keberhasilan Arumi membangun usaha jamu ini membuat Cik Tanti dan keluarga besar Pandu sadar bahwa Arumi adalah anak hebat. Mereka berusaha untuk menanam budi kepada usaha Arumi. Namun Arumi selalu menolak. Usaha Arumi sukses, sementara Cik Tanti menghadapi kebangkrutan karena utang yang harus dibayar kepada bank. Arumi mampu menutupi utang keluarga Pandu kepada bank sehingga usaha jual beli rempah keluarga Pandu bisa berlanjut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Melihat Koleksi Buku...
Melihat Koleksi Buku Presiden Prabowo di Perpustakaan Pribadinya: Sejarah Perang hingga Filsafat
Hadapi Sidang Ijazah...
Hadapi Sidang Ijazah Jokowi, Dokter Tifa Galang Dana lewat Jual Buku
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Mengenal System Shift,...
Mengenal System Shift, Kerangka Baru Membaca Perubahan Dunia
Mudiruna, Kisah Ulama...
Mudiruna, Kisah Ulama Cahaya dari Rumah Sederhana
Cukup Baca 4 Buku Setahun,...
Cukup Baca 4 Buku Setahun, Risiko Stres dan Depresi Bisa Turun Signifikan
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Rekomendasi
Tambah 2 Lagi, Total...
Tambah 2 Lagi, Total 16 Tentara AS Tewas dalam Perang Melawan Iran
John Herdman Beri Kabar...
John Herdman Beri Kabar Terkini TC Timnas Indonesia Jelang Piala AFF 2026
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Berita Terkini
Tersangka Kuota Haji...
Tersangka Kuota Haji Ajukan Praperadilan, KPK Tegaskan Penggeledahan Berdasarkan Aturan
Pengamat: Kapolri Tak...
Pengamat: Kapolri Tak Kriminalisasi Febrie, Penetapan Tersangka Sesuai KUHAP
Wakil Ketua Komisi VIII...
Wakil Ketua Komisi VIII DPR: Integrasi Zakat-Pajak Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat
Asrul Azis Taba Tersangka...
Asrul Azis Taba Tersangka Kasus Kuota Haji Kembali Ajukan Praperadilan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Pakar Hukum: Penetapan...
Pakar Hukum: Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa Asal Ada 2 Alat Bukti
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved