alexametrics

Amien Rais Masih Profesor di UMY

loading...
Amien Rais Masih Profesor di UMY
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menegaskan jika jabatan akademik profesor bagi mantan Ketua PP Muhammadiyah Amien Rais masih berlaku. Foto/SINDOphoto
A+ A-
YOGYAKARTA - Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menegaskan jika jabatan akademik profesor bagi mantan Ketua PP Muhammadiyah Amien Rais masih berlaku. Sebab meski sudah pensiun dari UGM, namun tetap aktif di UMY.

Selain itu untuk jabatan akademik profesor juga melekat pada diri bukan pada instiusi. Sehingga tetap akan mengikuti kemanapun yang
bersangkutan pindah instutusi. Terbukti saat akreditasi UMY masih diakui sebagai guru besar dan clear diketahui telah pensiun dari UGM.

Wakil Rekor I Bidang Akademik UMY, Sukamto menjelaskan pensiun itu dari sisi status kepegawaiannya di UGM. Tetapi jabatan akademik
tidak pernah pensiun kecuali dicabut dari yang memberikan (mirip ijazah). Buktinya setelah pensiun dari institusi induk (UGM) bisa
diangkat menjadi pegawai/dosen tetap perguruan tinggi lain dan jabatan akademik profesor masih berlaku.



“Banyak dosen pensiun dari UGM sekarang di perguruan tinggi lain, jabatan akademisnya masih melekat dan berlaku. Hanya berbeda status
kepegawaiannya dan Nomer Induk Dosen (NID),” terang Sukamto saat dihubungi SINDOnews, Selasa (28/5/2019).

Sukamto menjelaskan Prof Amien Rais bukan hanya berjasa dalam merintis awal berdirinya Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) UMY,
namun juga menjadi dosen tidak tetap saat masih menjadi dosen di UGM dan setelah pensiun dari UGM tetap menjadi dosen UMY.

Hanya saja karena sibuk di dunia politik, menyebabkan aktifitas di UMY berkurang sehingga kontrak kerja tidak diperpanjang. Meski begitu, dalam setahun sesekali masih memberikan kuliah umum.

“Dengan fakta tersebut, maka tidak perlu mengurus atau mencari lagi jabatan profesor,” jelasnya.

Sesuai dengan aturan sekarang untuk usia pensiun profesor 70 tahun dan bisa diperpanjang tiga kali, pertama lima tahun, kemudian dua tahun dan, dua tahun sehingga bisa sampai usia 79 tahun jika yang bersangkutan masih hidup.

“Kita tetap harus objektif melihat sesuatu. Kita ini kan bukan orang politik tapi akademisi. Jadi yang lurus-lurus saja,” tandasnya.
(kri)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak