Menkominfo Budi Arie Didesak Mundur, Jokowi: Semua Sudah Dievaluasi
Rabu, 03 Juli 2024 - 11:53 WIB
loading...
A
A
A
Ia meminta kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan back up data nasional. Hal itu diharapkan dapat mengantisipasi kejadian peretasan. "Di back up semua data nasional kita, sehingga kalau ada kejadian kita tidak terkaget-kaget," kata Jokowi.
Jokowi juga menyebut bahwa bahwa tidak hanya Indonesia, negara lain juga terkena peretasan. "Dan ini juga terjadi di negara-negara lain, bukan hanya di indonesia saja," katanya.
Terbaru, kelompok peretas Brain Chiper mengumumkan bakal membuka enkripsi PDNS 2 yang terserang Ransomeware. Aksi ini akan dilakukan secara cuma-cuma alias gratis.
Baca juga: Pakar Sebut PDN Selevel Amazon tapi Pengamanannya Setara Warnet
Sebagai informasi, pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa data yang terkumpul di PDNS 2 "tersandra". Dikabarkan, peretas meminta uang tebusan sebesar USD8 juta atau setara Rp131 miliaran untuk membuka enkripsi.
Dalam pernyataan Brain Cipher dan diunggah oleh akun X (Twitter) @stealhtmole_int, yang monitoring dark web, mereka menyebut bahwa kunci untuk membuka akses enksipsi PDNS 2 akan dirilis, Rabu (3/7/2024).
Jokowi juga menyebut bahwa bahwa tidak hanya Indonesia, negara lain juga terkena peretasan. "Dan ini juga terjadi di negara-negara lain, bukan hanya di indonesia saja," katanya.
Terbaru, kelompok peretas Brain Chiper mengumumkan bakal membuka enkripsi PDNS 2 yang terserang Ransomeware. Aksi ini akan dilakukan secara cuma-cuma alias gratis.
Baca juga: Pakar Sebut PDN Selevel Amazon tapi Pengamanannya Setara Warnet
Sebagai informasi, pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa data yang terkumpul di PDNS 2 "tersandra". Dikabarkan, peretas meminta uang tebusan sebesar USD8 juta atau setara Rp131 miliaran untuk membuka enkripsi.
Dalam pernyataan Brain Cipher dan diunggah oleh akun X (Twitter) @stealhtmole_int, yang monitoring dark web, mereka menyebut bahwa kunci untuk membuka akses enksipsi PDNS 2 akan dirilis, Rabu (3/7/2024).
Lihat Juga :