Audit Anggaran Pemeliharaan PDN, DPR: Patut Diduga Ada Penyelewengan
Minggu, 30 Juni 2024 - 13:14 WIB
loading...
Komisi I DPR, Menkominfo Budi Arie Setiadi, dan BSSN menggelar rapat kerja di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/6/2024). DPR mendorong aparat penegak hukum memeriksa penggunaan anggaran pemeliharaan PDN buntut peretasan hacker. Fo
A
A
A
JAKARTA - Komisi III DPR mendorong aparat penegak hukum (APH) memeriksa atau mengaudit penggunaan anggaran pemeliharaan Pusat Data Nasional (PDN) . Dorongan ini menyusul penggunaan anggaran pemeliharaan yang mencapai Rp700 miliar tak membuat PDN aman dari peretasan.
"Patut diduga ada dugaan tindak penyelewengan di sana. Ada oknum-oknum tidak kompeten di PDN. Jadi saya kira, tidak ada salahnya bagi lembaga penegak hukum seperti Polri, KPK, Kejagung, untuk mulai menyelidiki dugaan tersebut,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, Minggu (30/6/2024).
Baca juga: Peretasan PDN Coreng Nama Indonesia di Mata Dunia
Dia heran dengan kinerja pihak terkait yang tidak bisa mengamankan PDN dari peretasan. Padahal, mereka sudah disokong dengan anggaran yang sangat besar.
"Dengan dana sebesar itu, masak iya proteksi sibernya mudah dibobol dan tidak bisa dipulihkan. Kan tidak masuk akal. Terus ngapain aja mereka selama ini dengan dana sebesar itu?" katanya.
"Patut diduga ada dugaan tindak penyelewengan di sana. Ada oknum-oknum tidak kompeten di PDN. Jadi saya kira, tidak ada salahnya bagi lembaga penegak hukum seperti Polri, KPK, Kejagung, untuk mulai menyelidiki dugaan tersebut,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni, Minggu (30/6/2024).
Baca juga: Peretasan PDN Coreng Nama Indonesia di Mata Dunia
Dia heran dengan kinerja pihak terkait yang tidak bisa mengamankan PDN dari peretasan. Padahal, mereka sudah disokong dengan anggaran yang sangat besar.
"Dengan dana sebesar itu, masak iya proteksi sibernya mudah dibobol dan tidak bisa dipulihkan. Kan tidak masuk akal. Terus ngapain aja mereka selama ini dengan dana sebesar itu?" katanya.
Lihat Juga :