Perindo Dukung UMKM Hijau 2025, Begini 3 Saran untuk Pemerintah
Sabtu, 29 Juni 2024 - 18:00 WIB
loading...
Partai Perindo mendukung upaya pemerintah dalam menggalakkan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hijau. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Partai Perindo mendukung upaya pemerintah dalam menggalakkan pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah ( UMKM ) hijau. Konsep UMKM hijau berorientasi pada lingkungan dan akan dilaksanakan mulai 2025.
Ketua Bidang Pendidikan dan Pembangunan Manusia DPP Partai Perindo, Agus Taufiq menjelaskan, pengembangan UMKM hijau sejalan dengan semangat partainya. Perindo, selain fokus pada pengembangan UMKM, juga berpihak pada sistem ekonomi berkelanjutan.
"Ini sejalan dengan semangat Perindo sebagai partai yang berpihak pada sistem perekonomian berkelajutan yang rendah karbon, efisien dalam penggunaan sumber daya, dan inklusif secara sosial," kata Agus saat dihubungi, Sabtu (29/6/2024).
Agus mengungkapkan, konsep UMKM hijau juga harus diterjemahkan dalam langkah-langkah teknis konkret. Jangan sampai konsepnya berhenti di tahapan wacana. "Tentu agar tidak hanya wacana, maka rencana ini perlu diterjemahkan dalam langkah-langkah yang lebih teknis," katanya.
Dia menyarankan tiga langkah teknis yang bisa menjadi masukan bagi pemerintah guna mengembangkan UMKM hijau secara lebih konkret dan optimal. "Pertama, pemerintah perlu menetapkan dulu indeks ekonomi hijau sebagai indikator yang jelas, didefinisikan UMKM hijau itu yang seperti apa, saat ini kan belum ada kebijakannya," katanya.
Kedua, lanjut Agus, perlunya pembuatan regulasi yang jelas dan memberikan edukasi mendalam bagi para pelaku UMKM atau masyarakat yang hendak membuka UMKM hijau tersebut.
Ketua Bidang Pendidikan dan Pembangunan Manusia DPP Partai Perindo, Agus Taufiq menjelaskan, pengembangan UMKM hijau sejalan dengan semangat partainya. Perindo, selain fokus pada pengembangan UMKM, juga berpihak pada sistem ekonomi berkelanjutan.
"Ini sejalan dengan semangat Perindo sebagai partai yang berpihak pada sistem perekonomian berkelajutan yang rendah karbon, efisien dalam penggunaan sumber daya, dan inklusif secara sosial," kata Agus saat dihubungi, Sabtu (29/6/2024).
Agus mengungkapkan, konsep UMKM hijau juga harus diterjemahkan dalam langkah-langkah teknis konkret. Jangan sampai konsepnya berhenti di tahapan wacana. "Tentu agar tidak hanya wacana, maka rencana ini perlu diterjemahkan dalam langkah-langkah yang lebih teknis," katanya.
Dia menyarankan tiga langkah teknis yang bisa menjadi masukan bagi pemerintah guna mengembangkan UMKM hijau secara lebih konkret dan optimal. "Pertama, pemerintah perlu menetapkan dulu indeks ekonomi hijau sebagai indikator yang jelas, didefinisikan UMKM hijau itu yang seperti apa, saat ini kan belum ada kebijakannya," katanya.
Kedua, lanjut Agus, perlunya pembuatan regulasi yang jelas dan memberikan edukasi mendalam bagi para pelaku UMKM atau masyarakat yang hendak membuka UMKM hijau tersebut.
Lihat Juga :